Tergenang Air, Beberapa Pompa Dikerahkan untuk Kuras Underpass Kentungan

Catur Dwi Janati
Catur Dwi Janati Senin, 10 Maret 2025 14:27 WIB
Tergenang Air, Beberapa Pompa Dikerahkan untuk Kuras Underpass Kentungan

Upaya pengurasan air di Underpass Kentungan dengan pompa pada Senin (9/3/2025)./Harian Jogja -Catur Dwi Janati

Harianjogja.com, SLEMAN—Underpass Kentungan di Jalan Padjajaran atau Jalan Ring Road Utara, Sleman tergenang air sejak Minggu (9/3/2025) malam. Sejumlah petugas berupaya memompa genangan air keluar dari kawasan tersebut dengan menggunakan beberapa mesin pompa.

Pantauan Harian Jogja di lokasi, kendaraan dari arah barat atau jalur utara yang semula terdiri dari dua lajur, dialihkan ke satu lajur. Kendaraan itu dialihkan saat memasuki Underpass Kentungan. Satu lajur lainnya digunakan petugas untuk memompa air sehingga tidak bisa dilewati kendaraan. 

BACA JUGA: Genangan di Underpass Kentungan Ternyata Karena Kerusakan Pipa

Peralihan dua lajur ke satu lajur tersebut sempat membuat kendaraan mengular di luar underpass. Namun, arus lalu lintas terpantau ramai lancar meski hanya satu lajur di jalur utara yang bisa digunakan. Adapun tinggi genangan air di Underpass Kentungan berkisar 10 sampai 15 sentimeter. Kendaraan masih tetap bisa melintas, namun diimbau untuk berhati-hati. 

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.1 Provinsi DI Yogyakarta, Ersy Perdhana mengungkapkan, genangan air di Underpass Kentungan mulai terjadi pada Minggu (9/3/2025) sekitar pukul 22.00 WIB. "Semalam jam 10 [genangannya]," terang Ersy pada Senin (10/3/2025).

Ia memperkirakan, genangan tersebut muncul dikarenakan adanya air tanah yang masuk ke area underpass.  "Hujannya sudah reda. Sepertinya dari air tanah yang masuk," jelasnya. 

Menurut Ersy, Underpass Kentungan sejatinya sudah dilengkapi beberapa pompa air. Hanya saja, kata Ersy belum bisa memastikan apakah terjadinya genangan di Underpass Kentungan berkaitan dengan masalah kelistrikan atau penyebab lainnya. Saat ini, Ersy mengaku pihaknya fokus pada pengurasan air di dalam underpass.  "Belum bisa dipastikan. Masih kuras dulu," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online