Pedagang Tuna Netra Kini Bisa Jualan Tetap di Pasar Ngasem
Pedagang tuna netra Gilang Rizki kini mendapat tempat berjualan di Pasar Ngasem setelah sempat ditegur karena berjualan secara asongan.
Ilustrasi ASN - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Seorang calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kabupaten Bantul mengundurkan diri sebelum menerima surat keputusan pengangkatan. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bantul menyebut pengunduran diri ini bukan disebabkan oleh pengangkatan yang sebelumnya ditunda melainkan karena yang bersangkutan telah bekerja di tempat lain.
Sekretaris BKPSDM Bantul, Triyanto mengonfirmasi peserta tersebut memilih mundur sebelum adanya ketidakpastian keputusan resmi terkait pengangkatan CPNS. "Yang bersangkutan mengundurkan diri karena sudah bekerja di tempat lain. Keputusan ini diambil sebelum ada pengumuman mengenai masalah pengangkatan CPNS yang belakangan ramai," ujarnya, Selasa (18/3/2025).
BACA JUGA: Wakil Ketua DPR Sebut Keputusan Soal Pengangkatan CPNS Diputuskan Pekan Depan
Berdasarkan pengumuman resmi BKPSDM Bantul, peserta yang mengundurkan diri itu telah dibatalkan kelulusannya, sebagaimana tercantum dalam Pengumuman Nomor: B/800.1.2/01277 tanggal 24 Februari 2025. Sebagai gantinya, kelulusan dialihkan kepada peserta lain yang memenuhi syarat, sesuai dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PermenPAN-RB) No. 6/2024 tentang Pengadaan Aparatur Sipil Negara.
Dalam Surat Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) selaku Ketua Tim Pelaksana Seleksi Nasional Pengadaan CASN 2024, peserta yang mengundurkan diri tersebut adalah Nadia Pangestika. Ia sebelumnya dinyatakan lulus sebagai CPNS dengan jabatan konservator di Bidang Sejarah, Permuseuman, Bahasa, dan Sastra, Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kabupaten Bantul.
"Posisi yang bersangkutan selanjutnya akan diisi oleh peserta seleksi CPNS yang berada di urutan selanjutnya," jelas Triyanto.
Sebelumnya, pemerintah sempat mengumumkan penundaan pengangkatan CPNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk formasi tahun 2024. Keputusan itu diambil berdasarkan hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPR RI dengan Menteri PANRB dan Kepala BKN pada 5 Maret 2025, serta tertuang dalam Surat Menteri PANRB Nomor B/1043/M.SM.01.00/2025 tanggal 7 Maret 2025.
BACA JUGA: Jadwal Lengkap Penetapan NIP CPNS dan NIP PPPK untuk Pengangkatan CASN 2024
Namun, dalam perkembangannya, kebijakan ini mengalami penyesuaian. Pemerintah kini mempercepat proses pengangkatan CASN, dengan target pengangkatan CPNS paling lambat Juni 2025, sedangkan PPPK tahap I dan II diselesaikan paling lambat Oktober 2025.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pedagang tuna netra Gilang Rizki kini mendapat tempat berjualan di Pasar Ngasem setelah sempat ditegur karena berjualan secara asongan.
Presiden Prabowo akan meresmikan program listrik desa sebelum 14 Agustus 2026. Sebanyak 1.400 desa telah tersambung listrik sepanjang 2025.
Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum menerima arahan Presiden Prabowo terkait bursa calon Gubernur BI setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri.
Kebakaran Pasar Sidoharjo Bayat Klaten menghanguskan dagangan pedagang. Pemkab Klaten menyiapkan solusi agar pedagang segera berjualan kembali.
Kasus kekerasan di Sleman turun menjadi 286 pada 2025, namun KDRT masih mendominasi. Pemkab memperkuat pencegahan melalui keluarga dan RBI.
YIA menyerahkan perahu karet dan motor tempel kepada relawan SAR untuk memperkuat kesiapsiagaan bencana di pesisir Kulonprogo.