Kasus DBD Terbanyak di Gunungkidul Ada di Ponjong, Capai 64 Kasus
Kasus DBD Gunungkidul mencapai 216 hingga September 2026. Ponjong menjadi wilayah dengan kasus terbanyak, yakni 64 kasus.
Foto ilustrasi. / ANTARA FOTO-Aswaddy Hamid
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul menggelar Gerakan Pangan Murah yang berlangsung di halaman kantor dinas, Selasa (18/3/2025). Kegiatan ini sebagai upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, jelang perayaan Idulfitri.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Rismiyadi mengatakan, gerakan pangan murah digelar dengan menyediakan kebutuhan pokok seperti beras dan minyak goreng. Sesuai dengan judul dari program, maka harga jual komoditas lebih murah ketimbang yang berlaku di pasaran.
“Ada selisih harga sekitar Rp2.000 per kilonnya. Jadi, ini bisa sangat membantu Masyarakat memenuhi kebutuhan seperti beras dan minyak,” kata Rismiyadi, Selasa (18/3/2025) siang.
Dia menjelaskan, program ini terselenggara berkat kerja sama dengan Bulog, Badan Pangan Nasional dan Bank Indonesia. Selain bahan pokok utama, didalam gerakan pangan murah juga terdapat 21 produk dari asosiasi pasar tani Gunungkidul.
“Jadi banyak pilihan komoditas yang diinginkan oleh Masyarakat, dapat diperoleh dengan mudah,” katanya.
Rismiyadi menambahkan, gerakan pangan murah memiliki tujuan utama memberikan kemudahan akses Masyarakat mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Selain itu, juga menjamin stabilitas pasokan maupun harga secara keseluruhan.
Di sisi lain, juga memberikan kesempatan kepada asosiasi petani Gunungkidul memasarkan produk-produk ke Masyarakat secara luas. “Jadi juga sebagai ajang promosi untuk produk dari para petani,” katanya.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih mengapresiasi digelarnya Gerakan Pangan Murah. Kegiatan ini sebagai upaya menyikapi fenomena kenaikan harga pangan di Masyarakat, khususnya jelang Lebaran.
“Pemerintah daerah harus bertindak cepat dengan mengadakan program ini agar ada stabilitas baik dari sisi pasokan maupun harga jual yang terjangkau,” kata Mbak Endah.
BACA JUGA: Petani di Gunungkidul Diminta Tak Jual Semua Gabahnya
Menurut dia, program ini tidaknhanya untuk menjaga stabilitas, namun juga sebagai langkah pengendalian inflasi di daerah. Sebagai bentuk dukungan terhadap sektor pertanian, dalam kesempatan ini Bupati juga menyerahkan bantuan pemerintah berupa benih jagung hibrida dan 21 unit cultivator (alat mesin pertanian) kepada kelompok tani.
“Kami berharap kelompok tani penerima bantuan dapat memanfaatkan benih dan alat pertanian ini dengan optimal, sehingga bisa meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus DBD Gunungkidul mencapai 216 hingga September 2026. Ponjong menjadi wilayah dengan kasus terbanyak, yakni 64 kasus.
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.
Maarten Paes menyebut suporter menjadi pemain ke-11 Timnas Indonesia saat bermain 10 orang melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Senin 29 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini.
Kemenkop menjelaskan alasan manajer Kopdes Merah Putih tak selalu ditempatkan sesuai domisili dan mekanisme penempatannya.
Kejurda Esports DIY 2026 diikuti 209 atlet dan menjadi ajang penjaringan bibit untuk Porda 2027 serta PON 2028.