Alasan Siswa Sekolah Rakyat dari Gunungkidul Belajar di Sleman-Bantul
Siswa Sekolah Rakyat Gunungkidul masih belajar di luar daerah karena lahan belum tersedia, kuota terbatas
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih./Harian Jogja-Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntaringsih akan memanggil jajaran seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab. Rencananya pemanggilan untuk paparan kondisi di masing-masing instansi sebagai bahan penentuan kebijakan lebih lanjut.
“Mulai 20 Maret akan kami panggil satu persatu OPD untuk pemaparan terkait dengan kondisi di internal,” kata Mbak Endah, Rabu (19/3/2025).
Dia menjelaskan, pemanggilan dilakukan sebagai upaya evaluasi dari dalam. Rencannaya, Kepala OPD yang dipanggil untuk memaparkan bagaimana kondisi di internal, kendala dan permasalahan yang dihadapi hingga potensi yang dimiliki seperti apa.
BACA JUGA: Bupati Gunungkidul Endah Turun Langsung Tertibkan Baliho
Selain itu, juga diminta membuat Analisa SWOT untuk menentukan kebijakan ke depannya yang lebih baik lagi. Endah berdalih, pemanggilan juga menjadi bagian untuk menyelaraskan dengan visi misi yang dimiliki demi Gunungkidul yang lebih baik lagi.
“Makanya kita panggil, kita ketahui permasalahannya dahulu, terus dikaji untuk pencarian solusi sehingga menjadi langkah kebijakan yang baik. Saya pastikan semua Kepala OPD akan hadir sesuai dengan jadwal yang disusun,” katanya.
Endah menambahkan, pemanggilan yang dilakukan tidak hanya menjadi sarana untuk evaluasi kinerja. Namun, juga sebagai sarana mengoptimalkan Pendapatan Asli Derah.
Baginya, optimalisasi ini menjadi hal yang penting karena adanya kebijakan efisiensi anggaran diterapkan oleh Pemerintah Pusat sehingga memberikan dampak ke daerah. “Anggaran banyak dipangkas. Agar program bisa dijalankan, salah satunya melalui optimalisasi pendapatan. Makanya saat permasalahannya ketemu, maka segera ada solusi agar kinerja dapat dimaksimalkan,” katanya.
Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto mengaku sudah mendapatkan undangan dari Bupati untuk koordinasi internal berkaitan dengan kondisi di DPUPRKP. Ia mengaku siap hadir sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.
Menurut dia, sudah menyiapkan materi yang akan dipaparkan. Salah satunya menyangkut infrastruktur jalan mulai dari pemetaan kondisi hingga status jalan di Kabupaten Gunungkidul.
“Semua sudah dipersiapkan dan nanti akan kami paparkan ke Ibu Bupati terkait dengan kondisi, maupun kendala yang dihadapi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Siswa Sekolah Rakyat Gunungkidul masih belajar di luar daerah karena lahan belum tersedia, kuota terbatas
Cek jadwal KRL Jogja–Solo Jumat 22 Mei 2026. Berangkat hampir tiap jam dengan tarif Rp8.000, praktis dan hemat.
Ratusan anak muda gelar konser di Titik Nol Jogja, suarakan perlawanan dan solidaritas di tengah isu kriminalisasi aktivis.
PAD pariwisata Sleman terus naik, tapi pertumbuhannya melambat. Ini penyebab dan data lengkapnya.
Penyalahgunaan obat-obatan tertentu di Jogja meningkat dan mengancam generasi muda. BPOM ungkap dampak serius hingga risiko kematian.
Buku Kampus Pergerakan diluncurkan saat 28 tahun Reformasi, mengulas sejarah panjang perjuangan mahasiswa sejak 1986.