Ratusan Sekolah di Gunungkidul Disetujui Direvitalisasi
Dinas Pendidikan Gunungkidul mencatat ada 131 sekolah yang mendapatkan bantuan perbaikan dari Pemerintah Pusat. Diharapkan dapat meingkatkan sarpras di sekolah.
Suasana Pantai Baron, Minggu (24/6/2018)./Ist-Satlinmas Rescue Istimewa Wil II Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pariwisata Gunungkidul menerbitkan Surat Edaran Nomor:500.11.21/0178 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Wisata saat Libur Lebaran. Diharapkan dengan edaran ini, maka penyelenggaraan kepariwisataan di Bumi Handayani dapat berjalan dengan aman nyaman dan lancar.
Kepala Bidang Pengembangan Pariwisata, Dinas Pariwisata Gunungkidul, Supriyanta mengatakan, berbagai persiapan untuk kelancaran libur Lebaran terus dilakukan. Diharapkan saat liburan berlangsung pengunjung bisa aman, nyaman dan kegiatan dapat berjalan dengan lancar.
BACA JUGA: Dispar Sleman Keluarkan Surat Edaran tentang Wisata Aman saat Libur Lebaran
Guna menunjang hal tersebut, pihaknya sudah membuat surat edaran tentang penyelenggaraan kegiatan wisata saat Lebaran. Surat ini ditujukan kepada pelaku wisata mulai dari kelompok sadar wisata, pengelola kampung wisata, hingga pengusaha jawa wisata seperti hotel hingga pemilik restoran dan rumah makan.
“Intinya untuk mendukung kelancaran saat libur Lebaran agar aman, nyaman juga lancar,” kata Supriyanta, Senin (23/3/2025).
Dia menjelaskan, didalam edaran ada beberapa poin yang harus diberhatikan oleh pelaku wisata agar semuanya dapat berjalan lancar. Pertama, lokasi tempat wisata atau berjualan harus dipastikan kebersihan, kesehatan, keindahan dan kenyamanannya.
Selanjutnya, para pedagang diminta menunjukan daftar menu yang dilengkapi dengan harga. Hal ini juga berlaku bagi layanan jasa parkir di lokasi wisata.
“Tidak boleh mematok tarif dengan sembarangan. Kami juga mengimbau kepada pengunjung untuk memilih transaksi secara non tunai demi percepatan dan keamanan dalam pelayanan,” ungkapnya.
Selain itu, imbauan juga berlaku bagi calon pengunjung. Untuk menghindari potensi terjadinya kecelakaan, maka pengunjung diminta tidak bermain di area berbahaya seperti di destinasi Pantai, sungai maupun embung.
“Mari bersama-sama menjaga sapta pesona pariwisata agar semua berjalan denga naman, nyaman dan tanpa ada hal-hal yang mengganggu saat berwisata,” katanya.
Ketua DPRD Gunungkidul, Endang Sri Sumiyartini mengatakan, sektor pariwisata menjadi salah satu unggulan Pemkab Gununungkidul untuk meraup pundi-pundi pendapatan asli daerah (PAD). Pemasukan bisa diperoleh melalui retibusi tiket masuk kawasan wisata hingga pajak hotel dan restoran.
BACA JUGA: Mendekati Lebaran, Penambalan Jalan Difokuskan di Jalur Wisata Gunungkidul
Oleh karena itu, ia meminta pelaksanaan libur Lebaran bisa dipastikan ada kenyamanan untuk pengunjung. Pasalnya, rasa aman dan nyaman ini akan berpengaruh terhadap citra pariwisata di Bumi Handayani.
“Konsep pariwisata harus berkelanjutan sehingga kenyamanan pengunjung sangat penting. Misalnya, pedagang tidak boleh menerapkan prinsip aji mumpung dengan mematok tarif nuthuk karena bisa membuat wisatawan jera berkunjung,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Pendidikan Gunungkidul mencatat ada 131 sekolah yang mendapatkan bantuan perbaikan dari Pemerintah Pusat. Diharapkan dapat meingkatkan sarpras di sekolah.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 26 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta waktu tempuhnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 26 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 26 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg 2027 turun Rp11,4 triliun. DPR menyoroti data penerima subsidi dan tingginya exclusion error pemerintah.
Wapres Gibran meminta pendataan warga terdampak banjir bandang Solok dipercepat untuk penanganan dan penataan permukiman.