UKDW Jadi Tuan Rumah Festival Inovasi Jogja 2026, Dorong Inovasi Berdampak
FIJ 2026 menghadirkan pameran inovasi, seminar, diskusi, dan layanan publik. Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, ko
Kepala Bidang Pembinaan SD Disdik Sleman, Rira Meuthia. /Harian Jogja-Catur Dwi Janati.
Harianjogja.com, SLEMAN—Untuk mewujudkan cita-cita peningkatan pendidikan bermutu di Bumi Sembada, Pemkab melalui Dinas Pendidikan Sleman menyalurkan bantuan untuk siswa miskin dan rentan miskin senilai miliaran rupiah setiap tahunnya.
Kepala Bidang Pembinaan SD Disdik Sleman, Rira Meuthia, menjelaskan Pemkab memiliki bantuan untuk siswa miskin dan rentan miskin. Di jenjang SD, bantuan diberikan dalam bentuk uang senilai Rp450.000 per siswa per tahun. "Program ini digulirkan untuk melengkapi Program Indonesia Pintar [PIP]," kata Rira, Rabu (26/3).
Menurutnya, siswa yang belum masuk dalam PIP dikaver dengan bantuan ini. Besarannya pun disamakan dengan PIP, yakni Rp450.000 per siswa per tahun, dan bantuan hanya boleh digunakan untuk kebutuhan pribadi siswa.
BACA JUGA: KESEJAHTERAAN MASYARAKAT: Bappeda Sleman Percepat Pengentasan Kemiskinan
Pada 2024, APBD Sleman yang digelontorkan untuk bantuan ini mencapai Rp4,5 miliar. Sekitar 10.000 siswa SD menjadi sasaran program ini.
Rira menjelaskan nominal bantuan untuk siswa Kelas I dan Kelas VI berbeda. Bantuan yang dikucurkan untuk kedua kelas ini nominalnya Rp225.000 per siswa per tahun. "Kami mencairkan bantuan di akhir tahun, karena untuk melengkapi PIP. Jadi, setelah PIP cair, bantuan ini baru dicairkan," ujarnya.
Pada 2025, alokasi anggaran untuk beasiswa ini tetap di angka Rp4,5 miliar. Hal ini menjadi wujud nyata komitmen Pemkab Sleman dalam menunjang sektor pendidikan.
Agar tepat sasaran membantu pelajar yang membutuhkan dana, Disdik berpegang aplikasi Sistem Informasi Program Indonesia Pintar atau Sipintar, dan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Dari kedua data itu dapat diketahui data siswa yang belum memperoleh PIP maupun yang tercatat dalam DTKS. “Kami memprioritaskan siswa miskin dari Kelas I sampai Kelas VI. Jika siswa miskin sudah terkaver dan masih ada sisa, anggaran akan diberikan kepada siswa yang rentan miskin," ujarnya.
Rira berharap bantuan ini dapat membantu anak-anak dalam memenuhi keperluan sekolah. "Prinsipnya, pemerintah hadir, apalagi untuk siswa miskin supaya mereka juga mendapatkan hak pendidikan yang layak," katanya.
Tak hanya pada jenjang SD, pemkab juga memberikan bantuan kepada pelajar SMP. Kepala Seksi Kurikulum dan Kesiswaan SMP Disdik Sleman, Supraptiningsih, menjelaskan besaran bantuan yang diberikan kepada siswa jenjang SMP berbeda dengan SD karena kebutuhannya juga berbeda.

Kepala Seksi Kurikulum dan Kesiswaan SMP Disdik Sleman, Supraptiningsih. /Harian Jogja-Catur Dwi Janati.
Untuk jenjang SMP, bantuan yang diberikan Rp750.000 per siswa per tahun untuk kelas VIII dan Kelas IX. Sementara untuk wiswa Kelas VII mendapatkan Rp375.000 per siswa per tahun. Tahun lalu jumlah total bantuan yang diberikan mencapai Rp2,8 miliar.
"Sebanyak Rp2,8 miliar itu diterima oleh sasaran kami sebanyak 5.474 peserta didik dari SMP dan MTs di Sleman," ujarnya.
Bahkan pada 2025, alokasi anggaran bantuan ini naik menjadi Rp3 miliar. "Penyediaan bantuan beasiswa tentunya berdampak besar pada masyarakat. Yang disasar tingkat kesejahteraan. Kalau masyarakat itu dibantu, maka tentunya harapannya angka putus sekolah makin kecil karena sudah dibantu," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
FIJ 2026 menghadirkan pameran inovasi, seminar, diskusi, dan layanan publik. Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, ko
Kemenko PMK membahas solusi operasional KKMP di Kota Jogja yang terkendala lahan. Sebagian besar dari 45 koperasi telah beroperasi.
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat, angin kencang, gelombang laut hingga 4 meter, dan banjir rob di sejumlah wilayah Indonesia
Persiapan event lari Bank Jateng Borobudur Marathon 2026 sudah mencapai 99%. Gelaran rutin yang tahun ini mengusung tema “Decade of Legacy" i
KPK menyita dokumen, barang bukti elektronik, uang, dan perhiasan dari penggeledahan rumah dinas Bupati Klaten terkait kasus dugaan korupsi.
DEN mewaspadai risiko capital outflow akibat usulan MSCI yang dapat merembet ke SBN dan meningkatkan beban bunga utang APBN.