Kebakaran Lahan Melonjak di Bantul Petugas Temukan Pola Berulang
Kebakaran lahan di Bantul meningkat selama musim kemarau 2026. BPBD mencatat pembakaran sampah dan lahan masih menjadi penyebab utama.
Ilustrasi hujan./ stockcake
Harianjogja.com, KULONPROGO - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulonprogo memastikan kesiapan mitigasi bencana selama libur Lebaran 2025. Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi, terutama di daerah perbukitan Menoreh dan kawasan pesisir selatan yang kerap mengalami cuaca ekstrem.
Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Kulonprogo, Heri Darmawan, mengatakan instansinya telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif, termasuk memastikan kelayakan infrastruktur transportasi serta kesiapan jalur evakuasi.
“Kami memastikan bahwa semuanya aman. Kami sudah menyiapkan mitigasi dan meyakinkan masyarakat bahwa jika terjadi cuaca ekstrem, terutama di daerah perbukitan Menoreh, kami telah siap. Termasuk transportasi, insyaallah aman,” ujar Heri, Minggu (30/3/2025).
Selain itu, BPBD Kulonprogo telah berkoordinasi dengan BNPB, BMKG, dan instansi terkait untuk memastikan fungsi peralatan deteksi dini bencana, termasuk di kawasan underpass Yogyakarta International Airport (YIA) dan jalur evakuasi di sepanjang pantai selatan, dari Kalurahan Banaran hingga Kalurahan Jangkaran.
“Peralatan dan fungsi deteksi dini sudah berfungsi dengan baik. Tim kami juga siap siaga di posko untuk mengoperasionalkan peralatan jika terjadi sesuatu di luar kendali,” tambahnya.
BACA JUGA : Polresta Jogja Siapkan Pengamanan Malam Takbiran, Akan Tindak Tegas Pelanggar
Meski tidak mendirikan posko khusus seperti yang dilakukan oleh kepolisian, BPBD tetap bersiaga melalui pemantauan sistem peringatan dini di kantor BPBD Kulonprogo. Pihaknya juga mengimbau wisatawan agar lebih berhati-hati saat berlibur ke pantai selatan.
“Yang paling penting, jangan sekali-kali mandi atau berenang di pantai. Ombak diperkirakan akan naik dan itu bisa berbahaya. Kami sudah memasang rambu-rambu peringatan bersama Dinas Pariwisata. Selama peringatan ini dipatuhi, maka semuanya akan aman,” jelas Heri.
Lebih lanjut, BPBD Kulonprogo menargetkan nol korban selama masa libur Lebaran tahun ini. “Kami pastikan semua terpantau dengan baik dan semoga tahun ini tidak ada korban. Sampai saat ini pun, dari Sabtu, Minggu, hingga hari ini, tidak ada laporan korban di wilayah Kulonprogo,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran lahan di Bantul meningkat selama musim kemarau 2026. BPBD mencatat pembakaran sampah dan lahan masih menjadi penyebab utama.
KPK memastikan Febrie Adriansyah telah memakai rompi tahanan dan menerima kunjungan keluarga di Rutan Gedung Merah Putih KPK.
Istana memastikan pengunduran diri Perry Warjiyo tidak mengganggu kebijakan moneter dan stabilitas ekonomi nasional.
Driver ojol kini dapat mengajukan KUR hingga Rp500 juta. Simak syarat, dokumen, dan plafon pinjaman yang berlaku mulai Juli 2026.
Pemkab Gunungkidul mengambil alih pengelolaan retribusi wisata di TPR Kemadang setelah ditemukan kebocoran penarikan retribusi.
Harga ayam dan telur mulai naik seiring program MBG kembali berjalan. Dapur SPPG diminta membeli bahan baku langsung dari peternak.