Pemkab Bantul Cabut Izin PT YIP Kelola Kawasan Industri Piyungan
Pemkab Bantul menyetop pengelolaan kawasan industri Piyungan oleh PT YIP karena dinilai mangkrak tanpa progres sejak 2016.
Hasto Wardoyo - Antara
Harianjogja.com, JOGJA-Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo meminta petugas posko darurat sampah untuk lebih tegas dalam mengawasi dan menindak masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan. Ia menyebut tindakan pembinaan harus dilakukan tanpa adanya kekerasan atau perlakuan tidak manusiawi.
"Saya melihat ada petugas yang masih kurang tegas. Jangan melankolis, kalau melihat yang buang sampah di pinggir jalan, tangkap dan bawa mereka ke posko Satpol PP untuk diberi pembinaan. Namun, jangan ada tindakan kekerasan atau perlakuan yang tidak manusiawi. Setelah diberikan pembinaan, mereka bisa diantar pulang untuk mendapatkan pembinaan lebih lanjut dari RT/RW," kata Hasto, Senin (31/3/2025).
Keberadaan posko darurat sampah dinilai cukup efektif dalam mengurangi kebiasaan masyarakat membuang sampah sembarangan. Hasto menyebut kesadaran warga mulai meningkat, meskipun masih ada beberapa titik yang menjadi tempat pembuangan liar. "Kami melihat ada peningkatan kesadaran warga. Namun, masih ditemukan beberapa titik di mana sampah dibuang tidak pada tempatnya, seperti di pinggir jalan," ungkapnya.
BACA JUGA : Ribuan Umat Muslim Padati Masjid Gedhe Kauman untuk Salat Idulfitri
Selain itu, pada Hari Raya Idulfitri ini Hasto mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan selepas melaksanakan Salat Id. Ia meminta warga untuk tidak meninggalkan sampah sedikit pun di area tempat ibadah. "Saya mengajak seluruh warga yang akan melaksanakan Salat Id, baik di Alun-Alun maupun di lapangan, untuk tidak meninggalkan sampah sedikit pun. Jika membawa kertas atau plastik, simpan di saku dan buang di tempat sampah. Jika menggunakan alas seperti koran atau plastik, setelah selesai salat, segera ambil dan buang ke tempat sampah yang telah disediakan," ujarnya.
Sementara itu, Jaka Handoyo, salah satu petugas posko darurat sampah di Giwangan mengakui masih ada warga yang membuang sampah sembarangan di jam-jam tertentu, seperti tengah malam atau dini hari. Ia juga mengungkapkan kendala dalam menindak mereka yang memiliki profesi tertentu. "Kadang masih ada yang berani buang sampah di situ. Saya tegur tapi mereka lebih galak dan punya profesi tertentu. Saya sungkan. Tapi alhamdulillah sekarang jauh lebih baik. Semoga besok tidak ada lagi yang berani buang sampah sembarangan," kata Jaka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Bantul menyetop pengelolaan kawasan industri Piyungan oleh PT YIP karena dinilai mangkrak tanpa progres sejak 2016.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Selasa 9 Juni 2026 tersedia sejak pagi hingga malam. Simak jadwal lengkap keberangkatan terbaru.
UGM menerjunkan georadar untuk menyelidiki fenomena api misterius di Seyegan. Hasil awal menemukan indikasi retakan hingga kedalaman 20 meter.
Jadwal KA Bandara YIA Selasa 9 Juni 2026 dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jam keberangkatan terbaru di sini.
Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman menyatakan akan segera berkoordinasi dengan Menteri Perdagangan Budi Santoso.
KPK mendalami komunikasi Silmy Karim dengan Andrej Frey dalam penyidikan kasus dugaan pemerasan izin tinggal WNA senilai Rp145,5 miliar.