3 Pasar Tradisional Gunungkidul Direhabilitasi 2026, Anggaran Terbatas
Pemkab Gunungkidul merehabilitasi tiga pasar tradisional pada 2026. Perbaikan Pasar Wotgaleh, Karangijo, dan Ngrancah terkendala anggaran.
Suasana Garebeg Sawal yang digelar Keraton Yogyakarta di Masjid Gedhe Kauman, Senin (31/3/2025). - Harian Jogja/Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA – Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat kembali menggelar prosesi Garebeg Sawal sebagai bagian dari peringatan Idulfitri, Senin (31/3/2025). Acara yang dimulai pukul sejak 09.00 WIB ini berlangsung dengan meriah, melibatkan iring-iringan bregada prajurit serta tujuh gunungan yang menjadi simbol kemakmuran dan sedekah dari Raja kepada rakyatnya.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, iring-iringan kali ini tidak melewati Alun-Alun Utara. Koordinator Pelaksanaan Garebeg Sawal 2025, KRT Kusumanegara, menjelaskan gunungan yang berada di Bangsal Pancaniti, Kamandungan Lor, dibawa oleh Kanca Abang melalui jalur Regol Brajanala, Sitihinggil Lor, hingga ke Pagelaran sebelum akhirnya menuju Masjid Gedhe.
“Setelah didoakan di Masjid Gedhe, dua gunungan akan dibawa ke Pura Pakualaman dan kompleks Kepatihan,” ujarnya.
Sebanyak 10 bregada prajurit Karaton turut mengawal gunungan dalam prosesi ini, di antaranya Wirabraja, Dhaeng, Patangpuluh, Jagakarya, Prawiratama, Ketanggung, Mantrijero, Nyutra, Bugis, dan Surakarsa. Khusus Gunungan yang dibawa ke Kepatihan dikawal oleh Bregada Bugis, sementara yang menuju Pura Pakualaman dikawal oleh Prajurit Pakualaman, yakni Dragunder dan Plangkir.
BACA JUGA : Lebaran, Hasto Minta Pengawasan Ketat terhadap Pembuangan Sampah Sembarangan
Tahun ini, Garebeg Sawal juga menghadirkan sesuatu yang istimewa yakni kembalinya Abdi Dalem Palawija setelah sekian lama tidak berpartisipasi. Kelompok ini terdiri dari individu dengan kondisi fisik khusus yang memiliki peran dalam upacara-upacara penting Keraton.
Garebeg Sawal 2025 menghadirkan Gunungan Kakung, Estri/Wadon, Gepak, Dharat, dan Pawuhan. Dari tujuh gunungan yang dibawa dalam prosesi, tiga di antaranya adalah Gunungan Kakung yang masing-masing dialokasikan ke Masjid Gedhe, Pura Pakualaman, dan Kepatihan. Sementara itu, Gunungan Pawuhan diberikan khusus kepada Abdi Dalem Pengulon.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul merehabilitasi tiga pasar tradisional pada 2026. Perbaikan Pasar Wotgaleh, Karangijo, dan Ngrancah terkendala anggaran.
BPBD Bantul telah menyalurkan 706.500 liter air bersih untuk 4.623 jiwa terdampak kekeringan. DPRD dorong evaluasi penanganan krisis air.
Marvel Studios mengumumkan jajaran pemeran film X-Men terbaru di D23 Disney 2026. Disney juga membagikan informasi Frozen 3, Coco 2, hingga VisionQuest.
Google meluncurkan Gemini 3.7 Flash dengan kemampuan coding lebih canggih, dukungan AI agent, dan biaya penggunaan hingga 50% lebih murah.
Rem motor macet bisa membuat roda seret dan membahayakan pengendara. Kenali delapan penyebab utama serta cara mengantisipasinya.
Erling Haaland menerima empat sertifikat Guinness World Records berkat pencapaiannya di Manchester City dan Timnas Norwegia, termasuk rekor 100 gol tercepat di