Peredaran Rokok Ilegal di DIY Naik, 412.000 Batang Dimusnahkan
Sebanyak 412.119 batang rokok ilegal dimusnahkan di DIY. Temuan rokok ilegal tercatat meningkat 10-20 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Suasana Festival Klangenan yang digelar Pemkab Bantul di Embung Imogiri, Kalurahan Wukirsari Sabtu (5/4/2025). - Harian Jogja/Yosef Leon
Harianjogja.com, BANTUL—Pemerintah Kabupaten Bantul kembali menggelar Festival Klangenan yang kali ini diselenggarakan di Embung Imogiri, Kalurahan Wukirsari 4-8 April.
Agenda yang diisi dengan acara budaya, musik dan stand kuliner itu siap memeriahkan masa libur Lebaran wisatawan.
Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta mengatakan, Festival Klangenan menghadirkan romansa kenangan bagi para pengunjung untuk bernostalgia lantaran ada banyak hal jadul atau jaman dulu yang dihadirkan di tempat itu.
“Semoga dengan gelaran yang membawa romansa penuh kenangan akan masa lalu ini bisa menjadi salah satu pemantik bergeraknya ekonomi masyarakat Bantul, utamanya untuk sektor UMKM dan industri kreatif,” ungkapnya, Sabtu (5/4/2025).
Menurut Aris, pelaksanaan Festival Klangenan tahun ini menjadi semakin istimewa karena bertempat di Wukirsari, desa wisata yang telah menorehkan prestasi gemilang di tingkat internasional.
Plt. Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Bantul, Fenty Yusdayati menjelaskan, festival ini telah memasuki tahun ketiga pelaksanaan dan sengaja dijadwalkan bertepatan dengan libur Idulfitri.
"Harapannya masyarakat Bantul yang merantau bisa mudik ke sini, bernostalgia dengan makanan dan kerajinan tradisional, sekaligus menjadi destinasi tambahan bagi wisatawan,” jelasnya.
Sebanyak 50 stan turut berpartisipasi, dua di antaranya adalah pelaku usaha difabel yang diberi ruang untuk menampilkan karya unggulan seperti batik dan produk kreatif lainnya. Kurasi stand dilakukan ketat melalui basis data untuk memastikan legalitas dan kualitas produk.
Festival ini menyajikan berbagai kuliner tradisional seperti mi lethek, jenang gempol, wedang uwuh, hingga yang jarang ditemui. Makanan-makanan tersebut menjadi pengikat memori, menjembatani masa lalu dengan semangat kekinian.
Pemilihan Embung Imogiri sebagai lokasi pun tak lepas dari nilai historis dan geografisnya. “Imogiri itu kawasan budaya dan heritage, ada batik Giriloyo, makam raja-raja, wisata sungai Opak, dan area yang luas di embung untuk pameran,” ujar Fenty.
Selain itu, wilayah ini juga menyandang predikat destinasi terbaik dari UNESCO, sehingga diharapkan bisa memperkaya pilihan wisatawan saat berkunjung ke Bantul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 412.119 batang rokok ilegal dimusnahkan di DIY. Temuan rokok ilegal tercatat meningkat 10-20 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Dubai meluncurkan program "A Dubai Invite" yang menawarkan hadiah hingga 3.000 dirham bagi warga yang mengajak wisatawan asing berkunjung.
Sebanyak 17 dapur Program Makan Bergizi Gratis di DIY berstatus suspend. Mayoritas penghentian sementara dipicu persoalan sanitasi, IPAL, dan kelengkapan operas
Pembaruan data desil bansos kini bisa dilakukan secara online melalui aplikasi Cek Bansos. Simak langkah-langkah lengkapnya agar tetap terdaftar sebagai penerim
BTS dikabarkan tidak akan mengajukan karya mereka untuk Grammy Awards 2027. Keputusan tersebut disebut berkaitan dengan pandangan mereka terhadap kategori baru
BKN memastikan seleksi sekolah kedinasan 2026 segera dibuka. Lulusan berpeluang langsung menjadi CPNS dengan gaji pokok hingga Rp4,5 juta dan tunjangan kinerja