Tekan Pengangguran, Padat Karya Digelar di 65 Titik di Gunungkidul
Program padat karya di Gunungkidul digelar di 65 titik pada 2026 dengan anggaran Rp100-200 juta per lokasi untuk membuka lapangan kerja dan meningkatkan ekonomi
Prosesi vaksinasi meningitis dan polio yang digelar di kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul, Selasa (22/4/2025). - Istimewa/Kemenag Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Jemaah calon haji Gunungkidul sudah menjalani vaksinasi meningitis dan polio. Meski demikian, belum semua jemaah mengikuti program ini karena mengalami hipertensi.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Ismono mengatakan, sama dengan penyelenggaraan ibadah haji di tahun-tahun sebelumnya juga ikut membantu proses persiapan pemberangkatan. Salah satunya dengan memberikan fasilitas layanan vaksinasi bagi calon Jemaah.
Sesuai dengan Surat Edaran Kementerian Kesehatan Nomor HK.02.03/A.XI/231/2025 tentang Pelaksanaan Vaksinasi bagi Jemaah Haji.
Di ketentuan ini dijelaskan setiap calon yang akan berangkat ke Tanah Suci diwajibkan mengikuti vaksinasi untuk menjaga kesehatan selama pelaksanaan ibadah. “Vaksinasi meningitis dan polio sudah dilaksanakan di halaman Dinas Kesehatan pada Selasa [22/4],” kata Ismono, Kamis (24/4/2025).
BACA JUGA: Musim Kemarau Diprediksi Lebih Singkat, Warga DIY Disarankan Tetap Memanen Air Hujan
Meski demikian, dia mengakui belum semua calon haji mengikuti program vaksinasi ini. Pasalnya, dari 272 calon yang mengikuti vaksinasi serentak baru 256 orang.
Ismono menjelaskan, delapan calon sudah mengikuti vaksin di luar daerah. Sedangkan sisanya, tiga calon Jemaah belum bisa divaksin karena mengalami hipertensi, dua orang akan vaksin di Bantul, empat orang akan vaksin di puskesmas terdekat dan seorang Jemaah akan vaksin di tempat kerjanya. “Untuk yang mengalami hipertensi harus ditunda hingga tensi darahnya normal. Sedangkan untuk calon yang lain, sudah ada jadwal vaksinasi tersendiri,” ujar dia.
Ismono menambahkan, pelaksanaan vaksinasi di tahun ini berbeda dengan penyelenggaraan periode sebelumnya. Pasanya, kewajiban vaksin tidak hanya meningitis, tetapi calon jemaah juga wajib mendapatkan suntikan vaksin polio, sesuai dengan permintaan Pemerintah Arab Saudi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program padat karya di Gunungkidul digelar di 65 titik pada 2026 dengan anggaran Rp100-200 juta per lokasi untuk membuka lapangan kerja dan meningkatkan ekonomi
Organisasi mahasiswa dan kepemudaan menyatakan dukungan kepada pemerintah untuk memberantas dugaan mafia beras fortifikasi.
Harianjogja.com, JAKARTA—Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi memperkuat tata kelola pembiayaan dengan mengubah mekanisme penilaian aset jaminan seba
Pergeseran anggaran uji tanah Stadion Mandala Krida rampung. DPRD DIY mendorong penyusunan DED dianggarkan pada 2027 sebagai tahapan renovasi stadion.
Isuzu menghadirkan Traga konsep salon berjalan di GIIAS 2026 sekaligus memperkenalkan sistem penyaringan bahan bakar ganda untuk diesel B50.
DPRD DIY mendorong DED sekolah khusus olahraga disiapkan pada 2027 agar target pendirian pada 2028 sesuai Perda Olahraga DIY tercapai.