5 Cara Cek Nomor HP Tidak Dikenal agar Terhindar dari Penipuan
Nomor tak dikenal terus menelepon? Cek melalui Aduan Nomor Komdigi, identifikasi spam, blokir, dan hindari memberikan data pribadi.
Kegiatan merti dusun Jogodayoh pada Minggu (27/4/2025)/ Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, BANTUL—Ratusan warga Padukuhan Jogodayoh, Sumbermulyo, Bambanglipuro, Bantul mengikuti merti dusun, pada Minggu (27/4/2025) pagi. Merti dusun tersebut sempat tidak dihelat pada periode 2020-2024, karena adanya pandemi Covid-19.
Berbeda dengan gelaran merti dusun yang kali terakhir digelar pada 2019, merti dusun Jogodayoh menghadirkan kirab 6 gunungan berisi hasil bumi dari warga padukuhan.
Ketua Panitia Merti Dusun Jogodayoh, Mugiyanta mengatakan, sebelum 2020, merti dusun di Jogodayoh menjadi kegiatan rutin tahunan. Namun semua itu terhenti akibat Pandemi Covid-19.
Namun, setelah cukup lama tidak menggelar merti dusun, ada kerinduan dari masyarakat untuk kembali menggelar merti dusun. Selain itu, merti dusun adalah sarana untuk melestarikan kebudayaan kepada generasi muda.
"Untuk itu, kami menggelar lagi kegiatan ini. Tidak lain, untuk menjaga tradisi dan melestarikan kebudayaan," imbuhnya.
Melalui merti dusun, Mugiyanta berharap agar semangat generasi muda tergugah untuk mewarisi kebudayaan dari generasi tua. Tujuannya agar nilai-nilai budaya yang ada tidak luntur dimakan zaman.
Mugiyanta memaparkan, sebelum menggelar kirab, ada sejumlah kegiatan yang dihelat dalam rangkaian merti dusun, di antaranya ziarah ke makam para sesepuh padukuhan. Adapun kirab merti dusun menampilkan enam gunungan yang dikirab melewati jalanan di padukuhan sebelum nantinya dibagi-bagi ke warga sekitar.
"Kami bagi di empat penjuru, jadi tidak berpusat. Kenapa dibagi? Biar nyaman,"ucapnya.
Salah satu tokoh masyarakat Padukuhan Jogodayoh, Ani Widayani menyatakan merti dusun ini sangat penting untuk memperkuat nilai-nilai gotong royong, menjaga harmoni dengan alam, dan melestarikan adat istiadat lokal agar tetap hidup di tengah modernisasi.
"Untuk itu, kegiatan ini akan kembali digelar tiap tahun. Semoga kegiatan ini semakin menumbuhkan rasa persatuan dan memperkuat identitas kita sebagai masyarakat desa yang berbudaya dan kompak dalam hal kebaikan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nomor tak dikenal terus menelepon? Cek melalui Aduan Nomor Komdigi, identifikasi spam, blokir, dan hindari memberikan data pribadi.
Jadwal KA Bandara YIA Rabu 7 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Stasiun Palur pada Rabu 7 Oktober 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap di tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 7 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL sebesar Rp8.000.
Pemkab Magelang menyiapkan 70 SPKL mobil dan 74 battery swap station untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik dan pariwisata.
PHRI Sleman dan DP3 membangun sistem informasi pemasaran untuk mempertemukan supplier produk lokal dengan pelaku usaha.