Bukan Musim Hujan, BMKG Ungkap Penyebab Jogja Tampak Mendung Beberapa Hari Terakhir
Jogja mendung beberapa hari terakhir bukan tanda kemarau berakhir. BMKG memprediksi hujan masih rendah hingga November 2026.
PSIM Jogja/Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja resmi mempertahankan striker haus gol asal Brazil, Rafael Rodrigues atau yang akrab disapa Rafinha pada Liga 1 musim 2025/2026 mendatang.
Rafinha menjadi pemain pertama yang diumumkan secara resmi bertahan bersama PSIM Jogja. Striker berusia 33 tahun ini mengatakan, kenyamanan di klub berjuluk Laskar Mataram ini menjadi alasan dirinya memutuskan memperpanjang masa bakti.
“Saya memutuskan untuk tetap berada di PSIM karena saya merasa nyaman dan semua orang menerima saya dengan sangat baik sejak hari pertama,” ujar Rafinha, Jumat (13/6/2025).
BACA JUGA: Kuasa Hukum Sebut Ada 7 Tersangka Kasus Mafia Tanah Mbah Tupon
Pada Liga 1 musim depan, Rafinha mengaku tidak memiliki target khusus baik secara individu maupun tim. Ia hanya berambisi melakukan yang terbaik untuk tim yang telah dibelanya selama satu musim.
“Ekspektasi saya selalu untuk menjadi yang terbaik. Saya selalu ingin menjadi yang teratas, dan saya selalu ingin berjuang untuk menunjukkan yang terbaik,” jelasnya.
Ia pun mengapresiasi suporter PSIM yang telah mendukungnya selama ini. Menurutnya, prestasi bersama Laskar Mataram musim lalu tidak akan tercapai tanpa dukungan suporter fanatik PSIM.
Bertahannya Rafinha ini pun disambut baik manajer PSIM, Razzi Taruna. Ia mengatakan, mantan pemain PSCS Cilacap merupakan salah satu pemain terbaik klub saat membawa PSIM juara Liga 2 2024/2025 lalu.
“Rafa merupakan pemain yang instrumental buat PSIM musim lalu. Dia merupakan salah satu top skor di Liga 2, dia juga pemain terbaik,” katanya.
BACA JUGA: Ini Sosok di Balik Air India Alami Kecelakaan Tewaskan 241 Orang
Razzi berharap Rafinha bisa menunjukkan performa maksimal di Liga 1 seperti pada kompetisi musim lalu, sehingga dapat membawa PSIM meraih prestasi maksimal musim depan.
Pada Liga 2 musim lalu, Rafinha memang menjadi mesin gol PSIM sejak awal hingga akhir musim. Ia berhasil mencatatkan 20 gol dari 22 laga yang dijalani, membuatnya menjadi top skor klub serta diganjar penghargaan Pemain Terbaik Liga 2 2024/2025.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja mendung beberapa hari terakhir bukan tanda kemarau berakhir. BMKG memprediksi hujan masih rendah hingga November 2026.
DLH Kulonprogo mendorong pengelola SPPG menguji limbah dapur MBG di laboratorium setelah muncul keluhan warga soal pencemaran.
Harga rumah di Jogja makin sulit dijangkau. REI DIY menyoroti kenaikan harga tanah dan material bangunan yang mencapai sekitar 25%.
Suahasil Nazara resmi menjadi Menkeu menggantikan Purbaya. Keberlanjutan pembiayaan Kopdes menghadapi jatuh tempo Rp40 triliun.
Sebanyak 189.473 warga Sleman menerima MBG hingga 16 September 2026. Belum ada sekolah yang dicoret dari daftar penerima.
Kutu kebul menyerang 2.000 batang melon petani di Banguntapan, Bantul. Tanaman gagal panen dan menyebabkan kerugian jutaan rupiah.