120 Personel Polres Bantul Disiagakan Hadapi Ancaman Karhutla
Polres Bantul menyiagakan 120 personel untuk mengantisipasi Karhutla di tengah ancaman kemarau lebih kering akibat El Nino.
Personel Polres Bantul saat akan menyalurkan bantuan paket sembako./ Ist
Harianjogja.com, BANTUL - Kepolisian Resor (Polres) Bantul menggelar kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan 200 paket sembako kepada warga di berbagai wilayah Kabupaten Bantul. Bakti sosial ini dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79 yang jatuh pada 1 Juli 2025,
Penyaluran bantuan dilakukan melalui peran aktif para Bhabinkamtibmas yang tersebar di wilayah hukum Polres Bantul.
Kapolres Bantul, AKBP Novita Eka Sari secara langsung melepas kegiatan distribusi paket sembako tersebut.
“Hari Bhayangkara bukan hanya sekadar momen bagi Polri untuk merayakan hari lahir institusi, tapi juga kesempatan bagi kami untuk menunjukkan pelayanan nyata serta kedekatan kami dengan masyarakat. Dengan kegiatan ini, kami ingin berbagi dan hadir di tengah-tengah warga,” ujar Novita pada Senin (16/6).
Selain membagikan sembako, Novita juga menjelaskan bahwa sebelumnya Polres Bantul telah mengadakan layanan kesehatan gratis.
BACA JUGA: Progres Mega Proyek di Bantul, Jalan Kelok 23 Ditarget Rampung 2026
Bakti sosial yang digelar dalam rangka Hari Bhayangkara ke-79 ini tidak hanya mencakup penyaluran sembako. Ada empat jenis kegiatan utama yang menjadi fokus, yaitu bantuan sosial, program bedah rumah, aksi sosial berbasis keagamaan (baksos religi), serta pembangunan sarana air bersih untuk masyarakat.
“Sebagaimana kita tahu, Polri kini telah menginjak usia ke-79, yang tentu bukan usia muda lagi. Harapannya, dengan bertambahnya usia ini, Polri bisa semakin dicintai dan lebih dekat dengan masyarakat. Kami ingin mewujudkan Polri yang presisi, dan kehadirannya benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga,” ucap Novita.
Menurutnya, kegiatan tersebut senada dengan komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang humanis dan profesional, serta memperkuat fungsi Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Bantul menyiagakan 120 personel untuk mengantisipasi Karhutla di tengah ancaman kemarau lebih kering akibat El Nino.
MA mengoreksi perhitungan kerugian negara kasus korupsi timah. Dari Rp300 triliun, kerugian keuangan negara ditetapkan Rp28,9 triliun.
Pemkab Temanggung mendukung wacana guru PPPK menjadi ASN pusat. Beban APBD daerah berpotensi berkurang sekitar Rp150,5 miliar.
DPRD Bantul mengkaji usulan perubahan Perbup BUMKalma setelah pengelola menyoroti kebutuhan operasional dan penguatan kelembagaan.
Perpres ojol masih difinalisasi Komdigi. Pemerintah menguji formula bagi hasil yang adil bagi pengemudi dan menjaga bisnis platform ride-hailing.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan kasus sabu 98 kg, di salon Mangga Besar. BNN juga menyita uang dan aset Rp39,95 miliar.