Jangan Panik! DPR Sebut Fundamental Ekonomi RI Masih Kuat
Rupiah melemah hingga Rp17.800 per dolar AS. DPR menilai kondisi ini dipicu sentimen, bukan krisis seperti 1998. Ini penjelasannya.
Rendra Teddy saat berseragam PSIM Jogja musim lalu. (Dok. PSIM Jogja)
Harianjogja.com, JOGJA—Tim promosi Liga 1, PSIM Jogja kembali mempertahankan pemain lamanya di Liga 2 2024/2025. Kali ini ialah kapten tim, Rendra Teddy yang diperpanjang kontraknya hingga dua musim ke depan.
Manajer PSIM, Razzi Taruna mengungkapkan alasannya mempertahankan Rendra Teddy. Menurutnya, kemampuan bek berusia 28 tahun ini yang bisa bermain di berbagai posisi menjadi nilai plus yang berguna dari segi taktik.
BACA JUGA: Manajer PSIM Sebut Upaya Datangkan Coach Van Gastel Berjalan Alot
“Teddy juga selalu konsisten penampilannya. Bahkan, kemarin juga dicoba di beberapa posisi, seperti di bek kanan. Artinya, dia menunjukkan bahwa pemain ini akan berguna dari segi taktikal karena bisa bermain di banyak posisi,” ujar Razzi, Sabtu (21/6/2025).
Secara keseluruhan, Teddy mampu tampil solid dengan mencatatkan 1.253 menit bermain dari 17 laga. Ia pun dipercaya menjadi pemain inti oleh dua pelatih kepala musim lalu, Seto Nurdiantoro dan Erwan Hendarwanto.
Etos kerja tinggi yang dimiliki Teddy juga menjadi pertimbangan lain. Musim lalu, Teddy berhasil bangkit setelah menderita cedera parah yang nyaris membuatnya mengakhiri musim lebih cepat.
Di akhir musim, Teddy bahkan bermain dalam Final Liga 2 menghadapi Bhayangkara FC yang berakhir dengan kemenangan PSIM dengan skor 2-1. Laga inilah yang membawa Laskar Mataram mengangkat trofi Liga 2 sekaligus promosi ke kasta teratas.
“Dengan semangatnya untuk recovery dan latihan mandiri, dia gigih untuk kembali. Dan akhirnya, dia bisa main di beberapa pertandingan terakhir, sampai dia juga jadi pemain inti di pertandingan final,” jelas Razzi.
Dia berharap Teddy dapat menjaga performanya saat di Liga 1 musim depan. “Harapannya, semoga Teddy ini bisa terus konsisten ke depannya,” tandas Razzi.
Sementara itu, Teddy mengungkapkan alasannya bertahan di PSIM karena sudah merasa nyaman tinggal di Jogja. Ia pun mengaku sudah merindukan atmosfer suporter Laskar Mataram ketika di stadion.
Bermain di Liga 1 musim depan, Teddy mengaku tidak memiliki target atau ambisi pribadi. Ia mengaku hanya mempedulikan kemenangan tim dan bisa berkontribusi sebaik mungkin.
“Saya ingin selalu berusaha memenangkan setiap pertandingan dan menampilkan performa sebaik mungkin,” kata Teddy.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rupiah melemah hingga Rp17.800 per dolar AS. DPR menilai kondisi ini dipicu sentimen, bukan krisis seperti 1998. Ini penjelasannya.
Investor kripto Indonesia dinilai makin rasional dan tak lagi sekadar FOMO. Literasi blockchain dan strategi investasi mulai meningkat.
Menlu Sugiono menjelaskan alasan Presiden Prabowo tetap berkunjung ke Prancis saat Iduladha untuk memenuhi undangan Macron.
Penjualan tiket kereta KAI selama libur Iduladha 2026 menembus 911 ribu tiket. Yogyakarta hingga Bandung jadi tujuan favorit penumpang.
Seorang pria di Salatiga meninggal dunia diduga akibat serangan jantung saat membantu proses kelet sapi kurban di Masjid Darul Solikhin.
MUI menilai penggunaan APBN untuk pengadaan sapi kurban Presiden sah secara syariat karena termasuk bantuan sosial untuk masyarakat.