Sleman Buka 3 Kawasan Investasi Baru, Peluang Besar!
Sleman buka tiga kawasan investasi baru di Prambanan, Kaliurang, dan Sleman Barat. Peluang besar sektor wisata dan ekonomi kreatif.
Guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) Minomartani 2, Lina Setiawati, sedang membuka kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Ruang Kelas 1 SDN Minomartani 2, Kabupaten Sleman, Senin (14/7/2025). Harian Jogja/ Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, SLEMAN—Sekolah Dasar Negeri (SDN) Minomartani 2 akhirnya mendapat dua pendaftar dalam seleksi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Meski hanya dua siswa, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tetap digelar pada Senin (14/7/2025).
Guru SDN Minomartani 2, Hendrias Noor Hendrawan, mengatakan data yang tercatat di SPMB online memang hanya satu orang. Namun, ada satu pendaftar lagi lewat jalur offline/ luring pada awal Juli 2025, sehingga ada total dua peserta didik baru.
Pendaftar via offline tersebut berasal dari luar daerah atau pendatang. Sedangkan, pendaftar via online merupakan warga sekitar. Menurut Hendrias, jumlah pendaftar mulai turun sejak dua tahun terakhir. Hal ini terjadi lantaran sekolah tersebut berada di lingkungan perumahan dan banyak penduduk lansia.
“Kami sempat berdiskusi dengan pemangku wilayah. Kami memang berada di lingkungan perumahan di mana warganya 80 persen lansia. Anak usia sekolah dasar sedikit sekali. Dua RW saja, lulusan TK tidak lebih dari 20 anak,” kata Hendrias ditemui di SDN Minomartani 2, Senin.
Hendrias optimistis program pendidikan di SDN Minomartani 2 dapat mengakomodir kebutuhan atau tantangan kegiatan belajar mengajar di zaman sekarang. Penurunan pendaftar pun hanya terjadi lantaran rendahnya populasi anak usia SD.
Dengan sedikitnya pendaftar, guru kelas 1 akhirnya melakukan inovasi terhadap bentuk MPLS, sehingga dapat optimal penyelenggaraannya.
Guru Kelas 1 SDN Minomartani 2, Lina Setiawati, menegaskan seorang guru harus tetap profesional dalam menjalankan tugasnya dalam situasi dan kondisi apapun, termasuk ketika hanya ada dua siswa.
“Berapapun jumlah siswa, bagaimanapun kondisi siswa, kemampuan siswanya, guru harus tetap profesional. Kami harus berusaha semaksimal mungkin agar anak-anak tetap mau bersekolah,” kata Lina.
Lina mengaku SDN Minomartani 2 masih membuka pendaftaran meski tahun ajaran baru telah dimulai. Dia menegaskan seorang guru tidak dapat membatasi hak anak untuk bersekolah atau mendapat pendidikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sleman buka tiga kawasan investasi baru di Prambanan, Kaliurang, dan Sleman Barat. Peluang besar sektor wisata dan ekonomi kreatif.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menegaskan akan menindak tegas pengusaha tambang yang merusak lingkungan dan melanggar aturan konservasi.
Kemlu RI mengonfirmasi tujuh WNI tewas akibat kapal tenggelam di Pulau Pangkor, Malaysia. Tujuh korban lainnya masih dicari.
Pemerintah menyiapkan aturan KPR tenor 40 tahun agar cicilan rumah lebih ringan dan akses rumah murah semakin mudah dijangkau masyarakat.
Bahlil Lahadalia mengaku sudah menjelaskan aturan baru harga patokan mineral kepada investor dan Kedubes China di tengah kekhawatiran regulasi tambang.
DPRD DIY menyoroti indikator kinerja daerah yang baru 40 persen meski ekonomi DIY tumbuh dan angka kemiskinan menurun.