Ekspor Cabai DIY Capai Rp749,9 Juta, Jepang Jadi Pasar Utama
Nilai ekspor cabai DIY mencapai Rp749,9 juta pada 2026, lebih dari dua kali lipat dibandingkan 2025 meski frekuensi pengiriman menurun.
Ilustrasi ASN - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Sleman menyampaikan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah menerbitkan izin pelantikan Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama baik hasil seleksi terbuka maupun rotasi jabatan di Lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman.
Meski begitu, izin pelantikan untuk Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) belum terbit. Kepala Bidang Pengembangan, Pendidikan, dan Pelatihan BKPP Sleman, Yanuar Purnomo Putro, mengatakan proses perizinan pelantikan Kepala Dinas Dukcapil memang berbeda dengan JPT Pratama lain. Prosesnya lebih panjang.
“Setelah seleksi terbuka lolos tiga besar pun masih ada uji wawancara dengan Kemendagri untuk ditetapkan sebagai calon kepala dinas. Memang beda dengan JPT Pratama lain yang cukup ditetapkan leh kepala daerah,” kata Yanuar dihubungi, Senin (21/7/2025).
Yanuar mengaku penetapan dan penerbitan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri untuk Kepala Dinas Dukcapil dilakukan langsung oleh Kemendagri. Paling tidak, izin pelantikan ini akan terbit pada akhir Juli atau awal Agustus 2025.
Adapun surat izin yang saat ini telah diterima Pemkab Sleman sudah disampaikan ke Gubernur DIY. Gubernur juga telah memberi persetujuan pelantikan. Pelantikan akan dilakukan pada Selasa (22/7/2025) siang di Pendopo Parasamya Setda Sleman. Total ada 22 pejabat baru yang akan dilantik untuk mengisi kekosongan jabatan.
Kepala BKPP Sleman, R. Budi Pramono, telah menyampaikan bahwa ada tiga aparatur sipil negara (ASN) yang lolos seleksi terbuka JPT Pratama Kepala Dinas Dukcapil. Mereka adalah Abu Bakar, Arifin, dan Wawan Widiantoro. Satu dari tiga orang ini akan mengisi posisi Kepala Dinas Dukcapil.
Secara keseluruhan, ASN yang lolos seleksi terbuka JPT Pratama antara lain Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) ada Abu Bakar, Nur Fitri Handayani, Widodo; lalu Dinas Dukcapil ada Abu Bakar, Arifin, Wawan Widiantoro; kemudian Dinas Kominfo ada Budi Santosa, Purwati, Widodo; dan Dinas Pendidikan ada Arifin, Mustadi, dan Wawan Widiantoro.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nilai ekspor cabai DIY mencapai Rp749,9 juta pada 2026, lebih dari dua kali lipat dibandingkan 2025 meski frekuensi pengiriman menurun.
Empat perwakilan Sleman masuk daftar sementara kontingen DIY untuk SEA Games 2026, terdiri atas atlet, pelatih, wasit, dan mekanik.
Madura United bertekad mengakhiri rekor buruk melawan PSIM saat bertemu pada pekan ketiga BRI Super League 2026/27.
Polda DIY belum memutuskan laga derbi PSS Sleman vs PSIM Yogyakarta digelar dengan penonton. Evaluasi keamanan dilakukan hingga hari H.
Pilur serentak Bantul memasuki tahap penetapan calon. Sebanyak 24 lurah petahana telah mengajukan cuti untuk kembali mencalonkan diri.
Presiden Prabowo Subianto menyoroti dugaan keterlibatan koruptor, mafia, dan pelaku underinvoicing dalam kerusuhan Agustus.