Pembangunan PSEL Bantul Masih Tahap Persiapan, Ini Perkembangannya
Pemkab Bantul masih mematangkan persiapan pembangunan PSEL, mulai dari penyiapan lahan hingga penyusunan MoU dan PKS bersama Danantara.
Penampakan warung kelontong yang terbakar di Ngablak RT 04, Kalurahan Sitimulyo, Kapanewon Piyungan, Kabupaten Bantul pada Rabu malam (30/7/2025). /Dokumentasi Istimewa.
Harianjogja.com, BANTUL—Sebuah rumah yang juga digunakan sebagai warung kelontong di Ngablak RT 04, Kalurahan Sitimulyo, Kapanewon Piyungan, Kabupaten Bantul, dilalap api pada Rabu malam (30/7/2025) sekitar pukul 20.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu tumpahan lampu minyak yang menyala setelah tersenggol kaki pemilik rumah saat listrik padam.
Kepala Seksi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry menjelaskan, kejadian bermula ketika salah satu saksi, Zairi, 48, melintas di sekitar lokasi dan melihat kepulan asap dari dalam rumah korban. Saksi kemudian melaporkannya kepada Dukuh Ngablak, Tukiman, 53, yang selanjutnya menghubungi pihak kepolisian dan pemadam kebakaran.
“Korban sempat berusaha memadamkan api dengan ember berisi air, tapi api justru membesar setelah menyambar botol bahan bakar minyak (BBM) yang ada di warung,” ujar Jeffry, Kamis (31/7/2025).
Sekitar pukul 21.30 WIB, api berhasil dipadamkan oleh satu unit armada Damkar dari Pos Piyungan yang dikerahkan bersama enam personel, dibantu relawan FPRB dari Kapanewon dan Kalurahan Sitimulyo. Petugas Polsek Piyungan juga turut mengamankan lokasi dan meminta keterangan dari saksi-saksi serta warga sekitar.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, kerugian material masih dalam pendataan pihak berwenang. Polisi mengimbau warga agar lebih waspada terhadap penggunaan api terbuka saat listrik padam, terutama di area yang menyimpan bahan mudah terbakar.
"Penyelidikan sementara menyimpulkan bahwa kebakaran murni akibat kelalaian saat menggunakan lampu minyak di tengah kondisi pemadaman listrik," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Bantul masih mematangkan persiapan pembangunan PSEL, mulai dari penyiapan lahan hingga penyusunan MoU dan PKS bersama Danantara.
Presiden Prabowo mengingatkan 1.177 perwira TNI-Polri menjaga integritas, menjauhi korupsi, narkoba, judi, dan mengabdi kepada rakyat.
Warga Kotagede mengikuti pelatihan susur Sungai Gajah Wong untuk mendeteksi dini potensi banjir dan memperkuat mitigasi bencana.
Polres Bantul mengungkap peredaran 1.602 pil berlogo Y di Pleret dan Banguntapan. Seorang pemasok ditangkap berkat laporan warga.
Program Lumbung Mataraman di DIY menyalurkan KUR Rp9,17 miliar dan memperluas akses keuangan untuk memperkuat ekonomi kalurahan.
Empat perwira terbaik meraih Adhi Makayasa 2026. Tiga di antaranya alumni SMA Taruna Nusantara dan menerima pangkat dari Prabowo.