Prabowo Hadiri Sidang DPR, Sampaikan Kerangka RAPBN 2027
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Sidang DPR RI untuk menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro dan RAPBN 2027
Prosesi Upacara Piodalan Ke-6 Sasih Karo yang digelar di Pura Segara Wukir Stana Kanjeng Ratu Kidul, Kelurahan Kanigoro Gunungkidul./ Antara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul menyebut bahwa Upacara Piodalan Ke-6 Sasih Karo yang digelar di Pura Segara Wukir Stana Kanjeng Ratu Kidul, Kelurahan Kanigoro menjadi momentum untuk mempererat hubungan antarsesama umat beragama.
Kepala Kantor Kemenag Gunungkidul Mukotip dalam keterangan saat menghadiri upacara tersebut di Gunungkidul, Jumat, mengatakan Piodalan bukan hanya sebatas peringatan hari jadi pura, melainkan juga momentum mempererat hubungan antarsesama umat Hindu dan antarumat beragama.
"Ini menjadi wujud rasa syukur atas berkah Tuhan Yang Maha Esa. Di sisi lain, ini juga sarana silaturahim untuk memperkokoh kebersamaan, menjaga keseimbangan antara manusia dan lingkungan, serta mempererat kerukunan antara umat beragama dan pemerintah," katanya.
Menurut dia, umat Hindu memiliki peran strategis sebagai pelopor cinta lingkungan, selaras dengan nilai-nilai spiritual yang dijunjung tinggi dalam ajaran Hindu.
BACA JUGA: Gunungkidul Kembali Diguncang Gempa Bumi Bermagnitudo 2,4 Malam Ini
Sementara itu, Wakil Bupati Gunungkidul Joko Parwoto menekankan pentingnya nilai-nilai Pujawali sebagai refleksi spiritual sekaligus bentuk pelestarian budaya luhur. Pihaknya juga menekankan bahwa Upacara Piodalan bukan sekadar ritual tahunan.
"Ia adalah manifestasi rasa syukur dan bakti kita kepada Tuhan serta leluhur yang telah menjaga keberadaan pura ini. Melalui prosesi ini, kita diingatkan untuk tetap menjaga tradisi, memperkuat iman, serta hidup dalam kedamaian dan harmoni," katanya.
Pihaknya juga mengajak seluruh umat untuk menjalankan setiap tahapan upacara dengan penuh khidmat agar makna spiritual dari Piodalan dapat meresap dalam kehidupan sehari-hari.
"Kami berharap, peringatan ini membawa keteguhan iman, kedamaian, dan semangat untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah dan bangsa," katanya.
Pembina Hindu Kanwil Kemenag DIY Didik Widya Putra memberikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah yang secara konsisten dalam memfasilitasi kegiatan-kegiatan keagamaan umat Hindu di Kabupaten Gunungkidul.
"Pura Segara Wukir telah menjadi tempat beribadah yang dikunjungi umat Hindu dari seluruh nusantara. Kami berharap aksesibilitas menuju lokasi bisa terus ditingkatkan agar kegiatan keagamaan dapat berjalan lebih baik dan nyaman," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Sidang DPR RI untuk menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro dan RAPBN 2027
Penyelenggaraan 35th International Cycling History Conference (ICHC) menghasilkan Piagam Klaten.
Eks staf RS di Boyolali gelapkan Rp628 juta, dipakai judol dan pinjol. Polisi ungkap modus manipulasi laporan keuangan.
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi DIY menyosialisasikan dua kebijakan premium baru, yakni Golden Visa dan Global Citizen Indonesia.
Prabowo soroti gaji guru kecil. Mendikdasmen Abdul Mu’ti sebut solusi harus lintas kementerian.
Begal bokong di Wonogiri ditangkap kurang dari 5 jam. Pelaku mengaku sudah empat kali beraksi di jalur sepi.