Proyek Konservasi Burung Aviary Purwosari Ditarget Rampung 2029
Pembangunan aviary Purwosari Gunungkidul kembali dilanjutkan tahun ini dengan anggaran Rp5,6 miliar dari Dana Keistimewaan DIY.
Suasana di kawasan wisata di Pantai Kayu Arum di Kalurahan Kanigoro, Saptosari. Ahad (10/8/2025). Foto istimewa Pemerintah Kalurahan Kanigoro.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemerintah Kalurahan Kanigoro, Saptosari, Gunungkidul serius untuk mengembangkan destinasi wisata di Pantai Kayu Arum yang terletak di Padukuhan Ngresikan. Upaya yang dilakukan dengan membangun jalan baru menuju pantai sehingga akses wisatawan jadi lebih mudah.
Lurah Kanigoro, Suroso mengatakan, Pantai Kayu Arum merupakan salah satu destinasi wisata yang berada di wilayahnya. Adapun lokasinya berada di sisi barat Pantai Parangracuk.
“Pantai ini [Kayu Arum] dari Pantai Midodaren ke arah timur. Tapi, aksesnya tidak bisa menggunakan kendaraan, karena harus jalan kaki,” kata Suroso saat dihubungi Minggu (10/8/2025).
BACA JUGA: Pameran Ritus Raya Hadirkan Refleksi Kearifan Lokal di Bentara Budaya Yogyakarta
Dia menjelaskan, Pantai Kayu Arum menjadi salah satu destinasi yang akan dikembangkan. Tujuannya, untuk mendongkrak wisatawan yang datang dengan harapan bisa meningkatkan kesejahteraan ekonomi bagi warga sekitar.
“Sudah jadi tujuan wisata, tapi memang yang datang belum banyak karena terkendala akses ke lokasi,” ucapnya.
Guna memberikan memberikan kemudahan akses ke pengunjung di Pantai Kayu Arum, Suroso mengakui sudah menyiapkan program pembangunan jalan baru. Total ruas jalan yang dibangun sepanjang 300 meter menggunakan anggaran dana desa sekitar Rp80 juta lewat program Jalan Usaha Tani (JUT).
“Memang programnya untuk mempermudah pengangkutan hasil dari sarana pertanian. Tapi, juga untuk memberikan kemudahan akses bagi pengunjung di Pantai Kayu Arum,” katanya.
Suroso tidak menampik kondisi akses saat ini masih berupa jalan setapak. Pengunjung yang datang harus memarkirkan kendaraannya di tepi jalan raya, kemudian berjalan sekitar 300 meter menuju pantai tersebut.
“Diharapkan dengan adanya pembangunan jalan baru, maka kendaraan milik pengunjung bisa dibawa mendekat ke pantai,” katanya.
Ditambahkannya, lokasi jalan yang dibangun dengan lebar sekitar 5,5 meter. Adapun lahan dipergunakan merupakan tanah kas desa serta milik warga sekitar.
“Sudah kami komunikasikan. Harapannya dengan lebar 5,5 meter bisa dinaikan statusnya menjadi jalan kabupaten agar segera diaspal sehingga akses lebih mudah lagi,” ucapnya.
BACA JUGA: Prabowo Ingatkan Pimpinan di TNI Tidak Kejam kepada Prajurit
Salah seorang warga di Kalurahan Kanigoro, Triyono mendukung penuh upaya pemerintah kalurahan untuk membuat jalan baru menuju Pantai Kayu Arum. Pasalnya, akses menuju lokasi masih belum ada karena hanya sebatas jalan setapak.
“Sudah ada pengunjungnya. Tapi, tidak banyak karena memang aksesnya masih sulit,” kata Triyono.
Menurut dia, di pantai ini juga sudah dibangun sejumlah fasilitas berupa gazebo hingga warung-warung untuk melayani pembeli. “Pantai Kayu Arum masih perawan dan alami. Harapannya dengan pembangunan jalan baru, maka bisa makin mengenalkan pantai ini,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembangunan aviary Purwosari Gunungkidul kembali dilanjutkan tahun ini dengan anggaran Rp5,6 miliar dari Dana Keistimewaan DIY.
Xiaomi membatalkan proyek ponsel ultra-tipis Xiaomi 17 Air karena tak ingin mengorbankan performa, baterai, dan kualitas pengguna.
Komnas HAM mendorong pengusutan tuntas kasus kekerasan anak di Daycare Little Aresha Jogja. Polisi buka peluang tersangka bertambah.
Kemkomdigi memblokir 3,45 juta situs judi online sejak Oktober 2024. Perputaran dana judol 2025 tercatat Rp286 triliun.
Pratama Arhan memperkenalkan Inka Andestha sebagai kekasih barunya lewat unggahan romantis di Instagram usai resmi bercerai dari Azizah Salsha.
Sony resmi membawa PS5 Pro ke Indonesia mulai 20 Mei 2026 dengan harga Rp15,499 juta. Ini spesifikasi, fitur AI, dan peningkatannya.