Derbi DIY Terwujud, Hasto Minta Suporter PSIM-PSS Tahan Emosi
Derbi PSIM vs PSS kembali di Liga 1 2026. Wali Kota Jogja ingatkan suporter jaga kondusivitas dan hindari bentrokan.
Sejumlah alat berat dikerahkan untuk membersihkan timbunan sampah di depo yang ada di wilayah Kota Jogja belum lama ini. - Harian Jogja/Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Kelurahan Wirobrajan, Kemantren Wirobrajan, menggencarkan program monitoring depo demi pengelolaan sampah yang lebih efektif. Monitoring ini telah berlangsung sejak Juli hingga Agustus 2025, dan menyasar dua depo utama, yaitu Depo Sampah Tamansari, dan Depo Sampah Serangan, dengan melibatkan seluruh pegawai kelurahan.
Lurah Wirobrajan, Sri Suwardani, menegaskan langkah ini merupakan bentuk komitmen jajarannya untuk menjadi percontohan dalam pengelolaan sampah wilayah. Monitoring berfokus pada 21 transporter atau penggerobak sampah yang rutin membuang sampah ke dua depo tersebut.
Dari hasil pengamatan, ditemukan perbedaan jumlah sampah yang masuk setiap hari, yang dipengaruhi jenis alat angkut yang digunakan. Alat ini bervariasi mulai dari motor gerobak roda tiga, motor roda dua, gerobak manual, hingga sistem pengumpulan kolektif di tingkat warga.
“Dengan data yang terkumpul dari hasil monitoring ini, kami dapat mengetahui pola pembuangan, volume sampah, serta kebutuhan perbaikan sistem transportasi dan pengelolaan di depo. Tujuannya agar pengelolaan sampah menjadi lebih efisien dan berkelanjutan,” ujar Sri Suwardani, Senin (11/8/2025).
BACA JUGA: Tiga Tamu Hotel di Bausasran Jogja Terjebak di Lift
Tak hanya menghitung volume sampah, tim monitoring juga mengecek keteraturan jadwal pembuangan serta kelayakan sarana angkut. Data yang terkumpul nantinya akan menjadi bahan evaluasi bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogja untuk merancang kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Kegiatan ini dijadwalkan berlanjut hingga akhir Agustus 2025. Setelahnya, hasil pemantauan akan dipresentasikan dalam forum koordinasi tingkat kelurahan, yang melibatkan pengurus kampung, pengelola bank sampah, serta perwakilan warga. “Wirobrajan ingin menjadi contoh bagi wilayah lain. Pengelolaan sampah tidak hanya soal membuang, tapi bagaimana seluruh rantai proses, dari rumah tangga hingga depo berjalan efektif,” kata Sri Suwardani.
Melalui program berbasis data ini, Kelurahan Wirobrajan menargetkan penurunan timbulan sampah, peningkatan kesadaran warga, dan terciptanya lingkungan yang lebih bersih serta sehat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Derbi PSIM vs PSS kembali di Liga 1 2026. Wali Kota Jogja ingatkan suporter jaga kondusivitas dan hindari bentrokan.
SIM keliling Gunungkidul hari ini hadir di Patuk. Cek jadwal SIMMADE, SIMPITU, SIM Station, hingga layanan Satpas terbaru.
Bantul siapkan guru SD hadapi Bahasa Inggris wajib 2027. Pelatihan dan komunitas belajar mulai dibentuk.
Jadwal KRL Jogja–Solo 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Yogyakarta hingga Palur. Cek jam berangkat terbaru di sini.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.