Skema Droping Air di Gunungkidul Berubah, Kapanewon Jadi Prioritas
BPBD Gunungkidul mengubah skema droping air bersih dengan memprioritaskan anggaran kapanewon menghadapi kemarau panjang 2026.
Prosesi upacara pengibaran bendera di tengah laut yang berlangsung di kawasan wisata Pantai Baron di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari. Kamis (17/8/2023)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI kembali digelar di laut, tepatnya di Pantai Baron di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari. Kegiatan ini tidak hanya diikuti ooleh anggota SAR, tapi Masyarakat juga dapat berpartisipasi memeringati kemerdekaan ke-80 ini.
Sekretaris Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 di Pantai Baron, Surisdiyanto mengatakan, upacara peringatan kemerdekaan di tengah laut merupakan kegiatan rutin yang digelar setiap tahun. Sama seperti penyelenggaraan di tahun-tahun sebelumnya, kegiatan yang sama juga diselenggarakan sebagai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80.
BACA JUGA: Megawati Belum Dipastikan Hadir di Istana Saat Perayaan HUT RI ke 80
“Sudah kami persiapkan dengan matang dan mudah-mudahan semuanya berjalan dengan lancar,” kata Suris saat dihubungi Jumat (15/8/2025).
Menurut dia, penyelenggaraan upacara tidak hanya diikuti oleh petugas SAR. Namun, Masyarakat umum juga diperbolehkan mengikutinya.
Meski demikian, Suris menetapkan syarat ketat bagi pengunjung atau Masyarakat umum yang mengikuti upacara peringatan kemerdekaan di laut. Selain harus sehat, peserta harus bisa berenang dan memiliki fisik yang kuat.
Hal ini dikarenakan para peserta diwajibkan berenang sejauh 150 meter dari garis pantai menuju laut. Adapun gelombang saat upaya peringatan berlangsung diprediksi landai.
“Tapi apapun itu, para peserta harus menyiapkan diri dengan memiliki kondisi tubuh yang fit,” katanya.
Sebelum upacara digelar rencananya dilakukan doa bersama. Setelah itu, petugas pengibar bendera akan berenang terlebih dahulu menuju titik upacara yang ditetapkan.
“Baru nanti para peserta lain mengikuti dari belakang. Untuk berjagaa-jaga kami juga menyiagakan perahu dan jetski guna memberikan pertolongan saat dibutuhkan,” katanya.
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 di Pantai Baron, Marjono menambahkan, untuk pengunjung yang ingin mengikuti upacara diwajibkan memakai pelampung. Hanya saja, pihaknya tidak menyediakan pelampung sehingga harus membawa perelengkapan sendiri.
“Wajib pakai pelampung kalau ingin ikut upacara di laut dan harus bawa sendiri,” katanya.
Rencananya upacara dilaksanakans sekitar pukul 10.00 WIB. Namun, upaya persiapan dilakukan lebih awal sehingga pelaksanaan dapat berjalan lancar. “Sebelum upacara akan ada briefing untuk kelancaran. Mudah-mudahan tidak ada masalah dalam pelaksanaan upacara besok,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul mengubah skema droping air bersih dengan memprioritaskan anggaran kapanewon menghadapi kemarau panjang 2026.
Prabowo targetkan pembangunan 5.000 desa nelayan lengkap SPBU khusus, cold storage, dan fasilitas es batu hingga 2027.
BNNP DIY mengungkap modus sabu disembunyikan dalam speaker di Bantul. Seorang mahasiswa ditangkap bersama sabu dan tembakau sintetis
HUT ke-18 Harian Jogja, Transformasi dari Perusahaan Media Menuju Perusahaan Komunikasi Diperkuat
Puan Maharani menyebut kehadiran Prabowo di DPR untuk menyampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 menjadi momentum strategis nasional
BPA Fair Kejaksaan Agung menjual Harley Davidson, BMW, hingga Mercedes hasil rampasan korupsi dengan kenaikan lelang Rp1,65 miliar.