Layanan Jemput Bola E-KTP Permudah Disabilitas di Kulonprogo
Layanan jemput bola e-KTP di Kulonprogo mempermudah penyandang disabilitas mengakses layanan administrasi dan program pemerintah.
Voli - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO - Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kulonprogo menyiapkan sejumlah event untuk memantik datangnya wisatawan ke bumi Binangun. Harapannya event pariwisata yang digelar dapat mendatangkan banyak wisatawan dari berbagai daerah sehingga geliat perekonomian di Kulonprogo meningkat.
Satu di antaranya kegiatan sirkuit nasional (Sirnas) voli pasir pantai yang kelasnya tahun ini kejuaraan nasional.
Kepala Dispar Kulonprogo, Joko Mursito menyampaikan, agenda tersebut menjadi upaya untuk mendatangkan wisatawan ke destinasi pantai. Lantaran kunjungan di destinasi pantai Kulonprogo harus ada pemantiknya agar mendatangkan banyak pengunjung.
"Kalau berada atau berkompetisi dengan pantai di Bantul dan Gunungkidul pasti kalah karena alamnya berbeda. Makanya kami wujudkan dengan sport tourism ini," katanya kepada wartawan, Jumat (15/8/2025).
Joko menjelaskan, tahun sebelumnya Sirnas voli pantai sudah digelar di Kulonprogo juga. Namun, berbeda lantaran tahun lalu tingkatnya masih Kejurda sedangkan rencananya tahun ini menjadi Kejurnas. Menurutnya, pelaksanaan di 2024 mendapat apresiasi sehingga tahun ini diberi kesempatan untuk menggelar lagi.
"Nanti pelaksanaannya tentu berkolaborasi dengan Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) DIY tentunya," imbuhnya. Joko mengharapkan kegiatan ini dapat menggenjot kunjungan wisatawan ke destinasi pantai Kulonprogo. Direncanakan Sirnas voli tersebut digelar di Laguna Pantai Glagah.
Dia menginginkan, pelaksanaannya tidak hanya sekadar untuk olahraga saja. "Tetapi menjadi sarana promosi wisata Kulonprogo khususnya Laguna Pantai Glagah," jelasnya.
Sementara itu, Ketua PBVSI DIY, Kadarmanta Baskara Aji menambahkan, rencanana Sirnas voli pantai digelar dari 30 September 2025 hingga 4 Oktober 2025. Menurutnya, dipilihnya di Pantai Glagah, Kulonprogo karena memiliki daya tarik dari sisi tempat dan potensi wisatanya. Terbukti pada gelaran tahun lalu mampu menghadirkan peserta dari berbagai daerah. "Kami ingin menghadirkan event yang memberi manfaat ganda tidak hanya olahraga melainkan juga promosi destinasi wisata dan mendukung UMKM lokal," ungkapnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Layanan jemput bola e-KTP di Kulonprogo mempermudah penyandang disabilitas mengakses layanan administrasi dan program pemerintah.
PT Epson Indonesia mendorong implementasi Smart Classroom di sekolah-sekolah Yogyakarta melalui integrasi AI dan teknologi interaktif.
Wamendikdasmen Fajar Riza melakukan groundbreaking TK Aisyiyah Pembina Unit 2 di Bantul sebagai komitmen pemerataan akses pendidikan.
PSS Sleman dirumorkan merekrut Christophe Nduwarugira. Bek Timnas Burundi dengan 48 caps dan pengalaman di Liga Portugal ini berpotensi memperkuat lini pertahan
Polri menegaskan Bhabinkamtibmas tidak berwenang memungut maupun memeriksa pajak masyarakat dalam pengawasan wajib pajak.
Mahasiswa Aliansi Cipayung Bantul mendesak transparansi penanganan kasus Febri Adriansyah dan pengesahan RUU Perampasan Aset.