Musim Hujan, BPBD Kulon Progo Ingatkan Ancaman Angin Kencang dan Pohon Tumbang
Hujan mulai mengguyur Kulon Progo. BPBD mengingatkan warga mewaspadai pohon tumbang, genangan, angin kencang, dan gelombang tinggi.
Rokok - Ilustrasi/StockCake
Harianjogja.com, BANTUL-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bantul bersama tim gabungan Bea Cukai Yogyakarta, dan Kejaksaan Negeri Bantul, berhasil mengungkap peredaran rokok ilegal dalam operasi pemberantasan barang kena cukai ilegal.
Kasie Penindakan Satpol PP Bantul, Sri Hartati, menjelaskan operasi terakhir dilakukan pada Kamis (14/8) di wilayah Kapanewon Banguntapan.
Lokasi yang menjadi sasaran adalah sebuah warung di Kalurahan Wirokerten dan sebuah toko di Kelurahan Tamanan.
“Dari hasil pemeriksaan di Wirokerten, kami menemukan 2.084 batang rokok tanpa pita cukai dengan berbagai merek. Terhadap pemilik, langsung dikenakan denda di tempat sebesar Rp2.041.440 sesuai ketentuan perundang-undangan,” kata Hartati, Senin (18/8/2025).
BACA JUGA: Satpol PP Bantul Sita Ribuan Rokok Ilegal di Jetis
Sementara di lokasi kedua, yaitu salah satu toko di Kelurahan Tamanan, petugas tidak menemukan barang bukti rokok ilegal. Namun, hasil penyelidikan menunjukkan bahwa pemilik toko sempat mengakui pernah memperjualbelikan rokok tanpa cukai.
Barang bukti berupa ribuan batang rokok non cukai yang ditemukan kemudian diamankan dan dilakukan pemberkasan oleh penyidik Bea Cukai sesuai peraturan yang berlaku. Selain itu, tim gabungan juga memberikan sosialisasi kepada para pedagang terkait sanksi hukum jika memperjualbelikan rokok ilegal.
“Kami terus mengingatkan masyarakat agar tidak menerima pasokan maupun memperjualbelikan rokok ilegal. Sesuai Undang-undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai, pelanggaran ini bisa berujung pada sanksi pidana,” tegasnya.
Hartati menambahkan, pihaknya akan terus menggencarkan operasi serupa dengan memanfaatkan informasi untuk memastikan peredaran rokok ilegal di Bantul bisa ditekan semaksimal mungkin.
Diketahui, operasi ini sudah berlangsung sejak Februari hingga Agustus 2025 dan telah menemukan sedikitnya 14 warung yang kedapatan menjual rokok tanpa cukai.
“Sepanjang Februari hingga Agustus 2025, total ada 14 warung yang terjaring menjual rokok ilegal. Kami berharap kerja sama semua pihak, termasuk masyarakat, agar peredaran rokok ilegal bisa dihentikan,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hujan mulai mengguyur Kulon Progo. BPBD mengingatkan warga mewaspadai pohon tumbang, genangan, angin kencang, dan gelombang tinggi.
Simak daftar 10 penguasa monarki terkaya di dunia. Kekayaannya ditaksir mencapai puluhan miliar dolar AS, tetapi sejumlah angka masih diperdebatkan.
Simak jadwal konser My Chemical Romance, BIGBANG, ENHYPEN, dan Maroon 5 di Jakarta International Stadium pada 2026-2027.
Bek Newcastle United Amar Dedic diperiksa polisi Inggris setelah terlihat membawa busur dan anak panah di Northumberland.
Simak lima cara menyiapkan tontonan Netflix, mulai dari mengecek judul, jadwal, rating usia, subtitle, hingga menghindari spoiler.
BGN menegaskan relawan MBG tidak wajib dikurangi. Pengaturan tenaga SPPG tetap memperhatikan biaya operasional Rp3.000 per orang.