Kemarau hingga Oktober, Bantul Andalkan 4.000 Pompa untuk Sawah
DKPP Bantul mengandalkan lebih dari 4.000 pompa irigasi dan tambahan 160 unit pompa untuk menjaga pasokan air sawah selama musim kemarau 2026.
Petugas gabungan bersama Sat Pol PP Bantul saat merazia pedagang rokok ilegal tanpa pita cukai di Kapanewon Jetis belum lama ini. Dokumentasi Istimewa (email)
Harianjogja.com, BANTUL–Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bantul bersama unsur Kejaksaan dan Bea Cukai setempat menggelar operasi pemberantasan peredaran barang kena cukai ilegal di wilayah Kapanewon Jetis. Operasi ini menyasar sejumlah warung yang diduga menjual rokok tanpa pita cukai resmi.
Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-Undangan Satpol PP Bantul, Ambar Sutadi mengatakan, informasi soal peredaran rokok ilegal itu diperoleh dari aduan masyarakat, lantas petugas menyisir sebuah warung di Kalurahan Patalan. Dari hasil pemeriksaan berdasarkan informasi intelijen, ditemukan sebanyak 660 batang rokok jenis SPM dan 940 batang rokok jenis SKM dari berbagai merek yang tidak dilekati pita cukai.
"Seluruh barang bukti langsung kami sita. Pemilik warung juga dikenai sanksi denda di tempat sesuai ketentuan yang berlaku," kata Ambar, Sabtu (28/6/2025).
BACA JUGA: Area Baru Parkir Malioboro di Kotabaru Mulai Digunakan, Pembatas Jalan Dibongkar
Penyidik dari Bea Cukai turut melakukan pemberkasan terhadap barang bukti untuk proses hukum lebih lanjut. Selain penindakan, tim gabungan juga memberikan edukasi kepada para pedagang terkait bahaya dan konsekuensi hukum dari menjual rokok ilegal.
Ambar menambahkan, peredaran rokok ilegal tidak hanya merugikan negara dari sisi penerimaan cukai, tapi juga menimbulkan persaingan usaha yang tidak sehat.
“Operasi ini adalah upaya kami dalam menjaga ketertiban dan menegakkan aturan. Kami berharap langkah ini mampu menekan peredaran rokok ilegal di Bantul,” ujarnya.
Satpol PP Bantul menegaskan akan terus meningkatkan intensitas pengawasan dan penindakan terhadap pelanggaran serupa, demi menciptakan lingkungan yang taat hukum dan tertib aturan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DKPP Bantul mengandalkan lebih dari 4.000 pompa irigasi dan tambahan 160 unit pompa untuk menjaga pasokan air sawah selama musim kemarau 2026.
KPK menyambut positif pembentukan tim penyidik Kejagung untuk menangani kasus Febrie Adriansyah yang kini masih berstatus saksi.
KPPU telah memutus enam perkara persaingan usaha hingga Juni 2026 dengan total denda Rp767 miliar. Enam perkara lainnya masih diproses.
BKPM mengungkap lelang pengembangan sistem OSS senilai Rp26,46 miliar gagal karena tidak ada penyedia yang sanggup menyelesaikan proyek.
Polres Bantul menangkap dua pelaku pembobolan toko kelontong di Jambidan berbekal rekaman CCTV dan sidik jari. Kerugian korban mencapai Rp12,5 juta.
Dokter UI mengembangkan NAVI-HF berbasis AI untuk mendeteksi penumpukan cairan paru pada pasien gagal jantung dengan akurasi mencapai 86 persen.