Dinkes Sleman Kekurangan ASN, Siapkan Rekrutmen 179 Formasi
Dinkes Sleman mencatat kecukupan ASN baru 61,8%. Pemkab menyiapkan rekrutmen 92 pegawai BLUD dan mengusulkan 87 formasi CPNS.
Creative Weeks - ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Pariwista (Dispar) Kabupaten Sleman menyampaikan alokasi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Danais untuk sektor pariwisata yang dikelola Dispar mencapai Rp427 juta. Alokasi ini akan dihabiskan untuk menyelenggarakan Sleman Creative Week (SCW).
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dispar Sleman, Irawati Palupi Dewi, mengatakan ada beberapa rangkaian acara dalam SCW 2025. Secara umum ada Pesta Gulali, Sinergi, Bedog Art Festival, dan Sleman Kite. Khusus, Bedog Art biasanya lokasi acara ada di Studio Banjarmili.
BACA JUGA: Sultan HB X: Danais Bukan Kompensasi Politik
Adapun Sleman Kite, Dispar masih melakukan pembahasan. Begitupun Pesta Gulali. Namun, Dispar mengaku akan menggelar Pesta Gulali di salah satu Desa Wisata. Pemilihan jadwal gelaran SCW mendasarkan pada Bulan Ekonomi Kreatif Kabupaten Sleman yang ada di bulan Oktober sebagaimana tercantum di SK Bupati Sleman No. 72/2022 tentang Bulan Ekonomi Kreatif.
“Kalau 2026 baru kami ajukan Danais, tapi belum tahu juga apakah disetujui. Angka hampir sama. Kami baru rapat membahas itu,” kata Irawati dihubungi, Kamis (21/8/2025).
Penyelenggaraan SCW 2026 berpotensi terdampak pemangkasan Danais oleh Pemerintah Pusat. Dari angka pengajuan awal Rp1,6 triliun, DIY direncanakan hanya mendapat Rp500 miliar. Ada pemangkasan 50%.
Di lain pihak, Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Sleman, Ishadi Zayid, mengatakan pemangkasan Danais tentu memengaruhi distribusi dana itu ke kabupaten/ kota di DIY. Hanya, dia tidak dapat memberikan banyak tanggapan.
“Kami hanya pengguna setelah kami mengajukan. Paniradya yang mendistribusikan. Berapa yang kami dapat ya kami sesuaikan,” kata Zayid.
BACA JUGA: Dana Transfer DIY Dipotong, Eko Suwanto: Pengaruhi Pencapaian Pembangunan
Zayid memberi contoh pemangkasan Danais 2025 yang menyebabkan penundaan sejumlah program/ kegiatan yang ada. Padahal, Disbud sangat bergantung pada Danais sebagai penyelenggara urusan keistimewaan. “Festival Dalang Cilik juga akhirnya batal karena Danais tahun ini berkurang,” katanya.
Kepala Bidang Adat, Tradisi, Lembaga Budaya, dan Seni Disbud Sleman, Dekhi Nugroho, sempat mengatakan 53% program kegiatan di Disbud Sleman ditunda lantaran pemangkasan Danais. Disbud direncanakan mendapat Rp14 miliar namun turun menjadi Rp7 miliar.
Adapun kegiatan yang ditunda ada Festival Ketoprak, Festival Dalang, Festival Teater, dan Festival Warisan Budaya. Artinya, hampir semua kegiatan Disbud Sleman ditunda. Dengan adanya pemangkasan Danais 2026, kemungkinan besar penyelenggaraan acara-acara ini masih akan ditunda di tahun depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Sleman mencatat kecukupan ASN baru 61,8%. Pemkab menyiapkan rekrutmen 92 pegawai BLUD dan mengusulkan 87 formasi CPNS.
Menkes Budi Gunadi Sadikin menegaskan rokok elektrik tidak lebih aman dari rokok konvensional dan berpotensi disalahgunakan untuk narkotika.
Jadwal SIM Keliling Sleman Rabu 22 Juli 2026 digelar di MPP Sleman. Simak lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Cek jadwal lengkap KA Bandara YIA Jogja Rabu 22 Juli 2026. Tersedia layanan reguler dan Xpress menuju Bandara YIA yang cepat dan anti macet.
Cek jadwal lengkap KRL Solo-Jogja Rabu 22 Juli 2026. Tarif tetap Rp8.000 dengan 12 perjalanan dari Palur menuju Yogyakarta.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 22 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Jogja hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 dengan 15 perjalanan setiap hari.