Usai Dugaan Keracunan MBG, Seluruh Siswa SDN Kowang Pulih
Sebanyak 18 siswa SDN Kowang Bantul yang sempat diduga keracunan MBG kini kembali masuk sekolah setelah kondisi membaik.
Salah satu warga pembuang sampah liar yang terjaring OTT pada 29-30 Agustus. /Dok Satpol PP Bantul.
Harianjogja.com, BANTUL—Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bantul bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT) terhadap warga yang membuang sampah sembarangan.
Kepala Seksi Penindakan Satpol PP Bantul, Sri Hartati, menyampaikan kegiatan pengawasan dilakukan di tiga kapanewon, Banguntapan, Sewon, dan Kasihan pada 29-30 Agustus 2025.
Hasilnya, petugas b menangkap tiga orang pembuang sampah di wilayah Banguntapan, tepatnya di Jalan Ringroad Selatan Wirokerten dan Baturetno.
BACA JUGA: Demo 1 September: Trans Jogja dan Bus Listrik Tetap Beroperasi
“Ketiga pelanggar ini akan disidangkan dalam sidang tindak pidana ringan [tipiring] di PN Bantul,” ujar Hartati, Senin (1/9/2025).
Hartati menjelaskan, pemasangan kamera CCTV di sejumlah titik rawan cukup efektif menekan pelanggaran.
“Setelah dipasang CCTV sudah ada lima orang yang terjaring OTT sampah. Selain itu, volume sampah di lapangan juga berkurang cukup signifikan, meskipun ada kecenderungan berpindah ke titik lain,” katanya.
Khusus di wilayah Sewon, jumlah sampah liar menurun tajam. Hal ini tidak hanya dipengaruhi pemasangan CCTV, tetapi juga adanya efek jera dari vonis denda yang tinggi.
“Kesadaran warga meningkat setelah ada putusan denda Rp1 juta untuk pelanggar. Jadi masyarakat lebih berhati-hati,” kata dia.
BACA JUGA: Demo Jogja: Belasan Peserta Aksi Masih Dirawat di RSUP Sardjito
Pihaknya akan terus mengintensifkan pengawasan agar perilaku membuang sampah sembarangan bisa ditekan.
“Kami berharap masyarakat semakin sadar menjaga kebersihan lingkungan, karena ini bukan hanya soal aturan, tetapi juga kenyamanan bersama,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 18 siswa SDN Kowang Bantul yang sempat diduga keracunan MBG kini kembali masuk sekolah setelah kondisi membaik.
Pemda DIY menjamin perlindungan 11 bayi yang dievakuasi dari day care ilegal di Sleman, termasuk biaya pengobatan dan pemulihan kesehatan.
Prabowo Subianto menyoroti eksportir sawit dan batu bara yang menyimpan devisa hasil ekspor di luar negeri, bukan di Indonesia.
Kejagung dalami dugaan jual beli LHP Ombudsman RI yang menyeret Ketua Ombudsman nonaktif Hery Susanto dalam kasus suap.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 14 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tersedia keberangkatan pagi sampai malam.
Kemenkop mempercepat operasional 37 ribu Kopdes Merah Putih dan menyiapkan Inpres untuk penguatan ekonomi desa.