Seragam Gratis Bantul 2026 Diproses, Disdikpora Tunggu Hasil SPMB
Seragam gratis Bantul 2026 masih dalam tahap pengadaan. Disdikpora menunggu hasil akhir SPMB untuk menentukan jumlah penerima.
Salah satu warga pembuang sampah liar yang terjaring OTT pada 29-30 Agustus. /Dok Satpol PP Bantul.
Harianjogja.com, BANTUL—Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bantul bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT) terhadap warga yang membuang sampah sembarangan.
Kepala Seksi Penindakan Satpol PP Bantul, Sri Hartati, menyampaikan kegiatan pengawasan dilakukan di tiga kapanewon, Banguntapan, Sewon, dan Kasihan pada 29-30 Agustus 2025.
Hasilnya, petugas b menangkap tiga orang pembuang sampah di wilayah Banguntapan, tepatnya di Jalan Ringroad Selatan Wirokerten dan Baturetno.
BACA JUGA: Demo 1 September: Trans Jogja dan Bus Listrik Tetap Beroperasi
“Ketiga pelanggar ini akan disidangkan dalam sidang tindak pidana ringan [tipiring] di PN Bantul,” ujar Hartati, Senin (1/9/2025).
Hartati menjelaskan, pemasangan kamera CCTV di sejumlah titik rawan cukup efektif menekan pelanggaran.
“Setelah dipasang CCTV sudah ada lima orang yang terjaring OTT sampah. Selain itu, volume sampah di lapangan juga berkurang cukup signifikan, meskipun ada kecenderungan berpindah ke titik lain,” katanya.
Khusus di wilayah Sewon, jumlah sampah liar menurun tajam. Hal ini tidak hanya dipengaruhi pemasangan CCTV, tetapi juga adanya efek jera dari vonis denda yang tinggi.
“Kesadaran warga meningkat setelah ada putusan denda Rp1 juta untuk pelanggar. Jadi masyarakat lebih berhati-hati,” kata dia.
BACA JUGA: Demo Jogja: Belasan Peserta Aksi Masih Dirawat di RSUP Sardjito
Pihaknya akan terus mengintensifkan pengawasan agar perilaku membuang sampah sembarangan bisa ditekan.
“Kami berharap masyarakat semakin sadar menjaga kebersihan lingkungan, karena ini bukan hanya soal aturan, tetapi juga kenyamanan bersama,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seragam gratis Bantul 2026 masih dalam tahap pengadaan. Disdikpora menunggu hasil akhir SPMB untuk menentukan jumlah penerima.
Korban gempa Venezuela capai 1.430 jiwa, lebih dari 300 gempa susulan terjadi, ribuan warga luka dan kehilangan tempat tinggal.
Gunung Semeru erupsi 4 kali, kolom abu capai 1.000 meter. Status siaga, warga diminta jauhi zona bahaya.
Bareskrim Polri gagalkan penyelundupan 325 kg sabu jaringan Thailand-Aceh, dua tersangka ditangkap, nilai barang Rp585 miliar.
Batu ginjal sering tanpa gejala. Simak penyebab, tanda, dan cara pencegahannya menurut dokter urologi.
Latsarmil KDMP telan 5 korban jiwa. Akademisi UGM minta evaluasi total karena dinilai tak relevan dengan tugas manajer koperasi.