DLH Kulonprogo Awasi Ketat Pengembangan Wisata Pantai Selatan
DLH Kulonprogo mendorong pengembangan wisata pantai selatan berbasis green tourism dengan pengawasan ketat terhadap lingkungan pesisir.
Tugu tulisan Kulonprogo the Jewel of Java - ilustrasi/JIBI
Harianjogja.com, KULONPROGO— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo menyiapkan 39 rangkaian kegiatan untuk memperingati hari jadi Bumi Binangun ke-74 di tahun ini.
Dua di antara kegiatan yang sudah dilakukan yakni Kulonprogo Manekawarna sebagai kick off dan lomba gerakan menanam di pekarangan (Gempar). Adapun tema hari jadi tahun ini Sinergi dan Kolaborasi untuk Kulonprogo Harmoni.
BACA JUGA: Nelayan Kulonprogo Jarang Melaut karena Angin dan Ombak Tinggi
Sekretaris Daerah Kulonprogo, Triyono mengatakan sinergi dan kolaborasi adalah semangat untuk bekerja sama serta saling mendukung antara pemerintah dan masyarakat. Menurutnya tema tersebut mengajak untuk seluruh lapisan di Kulonprogo dengan mengesampingkan ego sektoral.
"Dari 39 kegiatan ini dimulai sejak 1 September lalu dengan Manekawarna hingga 1 November 2025 nanti," katanya kepada wartawan, Rabu (17/9/2025).
Pemkab juga akan melakukan ziarah ke makam para mantan Bupati dan Wakil Bupati Kulonprogo. Termasuk berziarah ke makam Sri Paduka Pakualaman ke-VIII dan malam tirakatan. Puncak hari jadi ke-74 Kulonprogo berlangsung 15 Oktober nanti di Alun-alun Wates yang diawali dengan upacara.
"Biasanya yang paling ditunggu-tunggu merupakan Manunggal Fair pada akhir September hingga awal Oktober nanti," lanjut Triyono.
Menoreh Art Festival dan Arum Progo Festival menjadi rangkaian kegiatan yang skalanya nasional. Sejumlah kegiatan yang sudah digelar di antaranya Rambanan Festival, skrining kesehatan ASN, pemberian tenda terhadap pelaku UMKM di Pasar Bendungan, bakti sosial, pembersihan rambu-rambu, Pesona budaya nusantara, gelar pesat diskon belanja di Kulonprogo aja,
Ketua Penyelenggara Manunggal Fair, Muhammad Nasta'in menyampaikan untuk tahun ini Manunggal Fair akan dilaksanakan di Alun-alun Wates tidak di Taman Budaya Kulonprogo. Pelaksanannya mulai 26 September 2025 sampai 4 Oktober 2025.
"Targetnya dari penyelenggaraan ini keuntungan yang didapatkan Perumda Aneka Usaha Rp150 juta," ucapnya. Diketahui memang dalam pelaksanaan Manunggal Fair menjadi wewenang Perumda Aneka Usaha yang merupakan BUMD milik Pemkab Kulonprogo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DLH Kulonprogo mendorong pengembangan wisata pantai selatan berbasis green tourism dengan pengawasan ketat terhadap lingkungan pesisir.
Shakira memenangkan kasus pajak di Spanyol setelah delapan tahun. Pengadilan memerintahkan pengembalian dana Rp1,1 triliun.
Arema FC memburu kemenangan atas PSIM Jogja pada laga terakhir Super League 2025/2026 demi memperbaiki posisi klasemen.
MotoGP Catalunya 2026 diwarnai penalti tekanan ban yang membuat Joan Mir kehilangan podium dan mengubah klasemen sementara.
Pemkot Jogja mulai menyiapkan guru dan menggandeng kampus menyambut kebijakan Bahasa Inggris wajib di SD mulai 2027.
Xiaomi membatalkan proyek ponsel ultra-tipis Xiaomi 17 Air karena tak ingin mengorbankan performa, baterai, dan kualitas pengguna.