Tenggat PBB-P2 Kian Dekat, Target di Lima Kalurahan Masih Rendah
Lima kalurahan di Kulonprogo masih mencatat realisasi PBB-P2 di bawah 50 persen. BKAD menggencarkan sosialisasi dan pembayaran digital hingga 30 September 2026.
Tugu tulisan Kulonprogo the Jewel of Java - ilustrasi/JIBI
Harianjogja.com, KULONPROGO— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo menyiapkan 39 rangkaian kegiatan untuk memperingati hari jadi Bumi Binangun ke-74 di tahun ini.
Dua di antara kegiatan yang sudah dilakukan yakni Kulonprogo Manekawarna sebagai kick off dan lomba gerakan menanam di pekarangan (Gempar). Adapun tema hari jadi tahun ini Sinergi dan Kolaborasi untuk Kulonprogo Harmoni.
BACA JUGA: Nelayan Kulonprogo Jarang Melaut karena Angin dan Ombak Tinggi
Sekretaris Daerah Kulonprogo, Triyono mengatakan sinergi dan kolaborasi adalah semangat untuk bekerja sama serta saling mendukung antara pemerintah dan masyarakat. Menurutnya tema tersebut mengajak untuk seluruh lapisan di Kulonprogo dengan mengesampingkan ego sektoral.
"Dari 39 kegiatan ini dimulai sejak 1 September lalu dengan Manekawarna hingga 1 November 2025 nanti," katanya kepada wartawan, Rabu (17/9/2025).
Pemkab juga akan melakukan ziarah ke makam para mantan Bupati dan Wakil Bupati Kulonprogo. Termasuk berziarah ke makam Sri Paduka Pakualaman ke-VIII dan malam tirakatan. Puncak hari jadi ke-74 Kulonprogo berlangsung 15 Oktober nanti di Alun-alun Wates yang diawali dengan upacara.
"Biasanya yang paling ditunggu-tunggu merupakan Manunggal Fair pada akhir September hingga awal Oktober nanti," lanjut Triyono.
Menoreh Art Festival dan Arum Progo Festival menjadi rangkaian kegiatan yang skalanya nasional. Sejumlah kegiatan yang sudah digelar di antaranya Rambanan Festival, skrining kesehatan ASN, pemberian tenda terhadap pelaku UMKM di Pasar Bendungan, bakti sosial, pembersihan rambu-rambu, Pesona budaya nusantara, gelar pesat diskon belanja di Kulonprogo aja,
Ketua Penyelenggara Manunggal Fair, Muhammad Nasta'in menyampaikan untuk tahun ini Manunggal Fair akan dilaksanakan di Alun-alun Wates tidak di Taman Budaya Kulonprogo. Pelaksanannya mulai 26 September 2025 sampai 4 Oktober 2025.
"Targetnya dari penyelenggaraan ini keuntungan yang didapatkan Perumda Aneka Usaha Rp150 juta," ucapnya. Diketahui memang dalam pelaksanaan Manunggal Fair menjadi wewenang Perumda Aneka Usaha yang merupakan BUMD milik Pemkab Kulonprogo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lima kalurahan di Kulonprogo masih mencatat realisasi PBB-P2 di bawah 50 persen. BKAD menggencarkan sosialisasi dan pembayaran digital hingga 30 September 2026.
Jaksa Agung memutasi Dirdik Jampidsus dan delapan kajati. Rotasi jabatan dilakukan untuk promosi dan penyegaran organisasi.
Menjaga integritas bukan hanya soal menjalankan aturan, tetapi juga tentang bagaimana setiap insan imigrasi mampu bekerja dengan penuh tanggung jawab
KPK membagi kasus dugaan korupsi dana hibah Jawa Timur ke dalam tiga klaster suap yang melibatkan 21 tersangka.
Sudaryono langsung bekerja menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis usai dilantik sebagai Kepala Badan Gizi Nasional.
Disperindag Sleman mengawasi depot air minum isi ulang di Prambanan untuk menjamin keamanan produk menjelang musim kemarau.