785 Warga Lansia Kulonprogo Terindikasi Judol, Bansos Ditangguhkan
Sebanyak 785 lansia di Kulonprogo terindikasi judol dari 3.336 penerima bansos. Dinsos membuka mekanisme sanggahan dan pemutakhiran data.
Tugu tulisan Kulonprogo the Jewel of Java - ilustrasi/JIBI
Harianjogja.com, KULONPROGO— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo menyiapkan 39 rangkaian kegiatan untuk memperingati hari jadi Bumi Binangun ke-74 di tahun ini.
Dua di antara kegiatan yang sudah dilakukan yakni Kulonprogo Manekawarna sebagai kick off dan lomba gerakan menanam di pekarangan (Gempar). Adapun tema hari jadi tahun ini Sinergi dan Kolaborasi untuk Kulonprogo Harmoni.
BACA JUGA: Nelayan Kulonprogo Jarang Melaut karena Angin dan Ombak Tinggi
Sekretaris Daerah Kulonprogo, Triyono mengatakan sinergi dan kolaborasi adalah semangat untuk bekerja sama serta saling mendukung antara pemerintah dan masyarakat. Menurutnya tema tersebut mengajak untuk seluruh lapisan di Kulonprogo dengan mengesampingkan ego sektoral.
"Dari 39 kegiatan ini dimulai sejak 1 September lalu dengan Manekawarna hingga 1 November 2025 nanti," katanya kepada wartawan, Rabu (17/9/2025).
Pemkab juga akan melakukan ziarah ke makam para mantan Bupati dan Wakil Bupati Kulonprogo. Termasuk berziarah ke makam Sri Paduka Pakualaman ke-VIII dan malam tirakatan. Puncak hari jadi ke-74 Kulonprogo berlangsung 15 Oktober nanti di Alun-alun Wates yang diawali dengan upacara.
"Biasanya yang paling ditunggu-tunggu merupakan Manunggal Fair pada akhir September hingga awal Oktober nanti," lanjut Triyono.
Menoreh Art Festival dan Arum Progo Festival menjadi rangkaian kegiatan yang skalanya nasional. Sejumlah kegiatan yang sudah digelar di antaranya Rambanan Festival, skrining kesehatan ASN, pemberian tenda terhadap pelaku UMKM di Pasar Bendungan, bakti sosial, pembersihan rambu-rambu, Pesona budaya nusantara, gelar pesat diskon belanja di Kulonprogo aja,
Ketua Penyelenggara Manunggal Fair, Muhammad Nasta'in menyampaikan untuk tahun ini Manunggal Fair akan dilaksanakan di Alun-alun Wates tidak di Taman Budaya Kulonprogo. Pelaksanannya mulai 26 September 2025 sampai 4 Oktober 2025.
"Targetnya dari penyelenggaraan ini keuntungan yang didapatkan Perumda Aneka Usaha Rp150 juta," ucapnya. Diketahui memang dalam pelaksanaan Manunggal Fair menjadi wewenang Perumda Aneka Usaha yang merupakan BUMD milik Pemkab Kulonprogo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 785 lansia di Kulonprogo terindikasi judol dari 3.336 penerima bansos. Dinsos membuka mekanisme sanggahan dan pemutakhiran data.
KPK memeriksa lima saksi baru dalam kasus dugaan gratifikasi eks Kakanwil DJP Jakarta Khusus Muhammad Haniv.
Sebanyak 49 penerima MBG di Turi Sleman mengalami gejala gangguan pencernaan. Operasional SPPG Turi Wonokerto dihentikan sementara.
Lima bandara kembali beroperasi usai terdampak abu Anak Krakatau. Keselamatan, pemeriksaan pesawat, dan penumpukan penumpang jadi perhatian.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta dinas terkait memastikan persediaan beras tersebut terdistribusi secara lancar hingga ke konsumen
Warga Desa Puro, Sragen, mengeluhkan bau sungai yang diduga dari SPPG. Pengelola menyebut limbah rumah tangga juga bisa menjadi penyebab.