Renovasi Mandala Krida Tersendat, DPRD DIY Desak BPKA Setujui Anggaran
DPRD DIY mendesak BPKA segera menyetujui pergeseran anggaran MC-0 Stadion Mandala Krida agar tahapan renovasi tidak terus tertunda.
Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo saat ditemui di Kelurahan Semaki, Umbulharjo, Kota Jogja, pada Kamis (18/9/2025). - Harian Jogja - Ariq Fajar Hidayat
Harianjogja.com, JOGJA— Program pengurangan sampah di Kota Jogja disebut menunjukkan hasil positif. Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo, menyampaikan bahwa beberapa depo sampah sudah berhasil menekan volume buangan hingga melampaui target 20 persen.
Menurut Hasto, capaian itu dapat dilihat langsung di beberapa depo, seperti Ngasem, Pringgokusuman, dan Kotagede. “Pengurangannya sudah cukup banyak sebetulnya. Di depo Ngasem, Pringgokusuman, dan Kotagede itu sudah berkurang lebih dari 20 persen,” ujar Hasto, Kamis (18/9/2025).
BACA JUGA: Sampah dari Jogja Dibuang ke TPST Piyungan, Sultan: Sampai Akhir 2025
Ia menambahkan, sejumlah wilayah bahkan mampu melampaui target tersebut. Kemantren Wirobrajan, misalnya, mengalami penurunan drastis dari rata-rata 6 ton lebih per hari menjadi hanya sekitar 2,7 ton. Sementara itu, Kemantren Pakualaman juga mencatat pengurangan lebih awal dengan capaian lebih dari 30 persen.
Meski demikian, Hasto mengakui masih ada beberapa titik yang belum memenuhi target. Beberapa di antaranya adalah depo Pengok, Mandala Krida, dan Argolubang. "Titik itu yang pengurangannya belum 20 persen. Tetapi yang lainnya sudah lebih dari 20 persen,” kata dia.
Hasto menjelaskan, hambatan utama berada di wilayah dengan tingkat kepadatan tinggi. Kondisi tersebut membuat pengolahan sampah di sumber tidak memungkinkan karena keterbatasan ruang.
“Wilayah yang padat, sehingga tidak ada space untuk mengolah sampah. Semua sampah seolah-olah datang ke depo, itu kendalanya,” terangnya.
Pemkot Jogja terus berupaya mendorong pengurangan sampah sejak dari rumah tangga melalui program Masyarakat Jogja Olah Sampah (Mas Jos). Hasto menyebutkan, keberhasilan beberapa wilayah bisa menjadi contoh praktik baik bagi area lain yang masih tertinggal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD DIY mendesak BPKA segera menyetujui pergeseran anggaran MC-0 Stadion Mandala Krida agar tahapan renovasi tidak terus tertunda.
Presiden Prabowo mengingatkan 1.177 perwira TNI-Polri menjaga integritas, menjauhi korupsi, narkoba, judi, dan mengabdi kepada rakyat.
Warga Kotagede mengikuti pelatihan susur Sungai Gajah Wong untuk mendeteksi dini potensi banjir dan memperkuat mitigasi bencana.
Polres Bantul mengungkap peredaran 1.602 pil berlogo Y di Pleret dan Banguntapan. Seorang pemasok ditangkap berkat laporan warga.
Program Lumbung Mataraman di DIY menyalurkan KUR Rp9,17 miliar dan memperluas akses keuangan untuk memperkuat ekonomi kalurahan.
Empat perwira terbaik meraih Adhi Makayasa 2026. Tiga di antaranya alumni SMA Taruna Nusantara dan menerima pangkat dari Prabowo.