345 Keluarga Miskin Ekstrem Bantul Dibekali Modal Usaha dan Pelatihan
DKUKMPP dan BAZNAS Bantul membekali 345 keluarga miskin ekstrem dengan pelatihan dan modal usaha Rp2 juta untuk meningkatkan kemandirian ekonomi.
Foto udara pembangunan Jembatan Pandansimo di Bantul, DI Yogyakarta, Rabu (25/6/2025). Jembatan Pandansimo sebagai penghubung Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) antara Kabupaten Kulonprogo dan Bantul sepanjang 1,9 kilometer tersebut rencananya akan diresmikan pada Juli mendatang. Antara/Hendra Nurdiyansyah
Harianjogja.com, BANTUL - Proses pemindahan tempat pemungutan retribusi (TPR) di kawasan Pantai Selatan (Pansela) Bantul masih menunggu pembukaan Jembatan Pandansimo. Hingga saat ini, TPR tetap berada pada lokasi lama.
Kabid Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata Bantul, Markus Purnomo Adi, menjelaskan bahwa pihaknya baru akan melakukan pergeseran TPR setelah jembatan tersebut benar-benar bisa digunakan masyarakat umum.
Markus menyebut, meski area Laguna Pandansimo cukup ramai didatangi wisatawan, seluruh pengunjung tetap keluar masuk melalui TPR Pansela yang berlaku sekarang. Dengan demikian, retribusi masih berjalan normal tanpa ada kebocoran pengunjung.
“Kalau Jembatan Pandansimo diresmikan dan dibuka, maka kami akan memlakukan pemindahan TPR Pansela sementara,” ucapnya, Kamis (18/9).
Menurutnya, informasi yang beredar menyebut Jembatan Pandansimo akan dibuka pertengahan September 2025.
BACA JUGA: Jembatan Pandansimo, Harapan Ekonomi Baru Warga Selatan Kulonprogo
“Infonya, kan Jembatan Pandansimo itu akan dibuka pada pertengahan September 2025. Tapi, kapan dibuka dan diresmikannya kan belum pasti. Kalau jembatan itu sudah dibuka atau diresmikan, pasti kami akan memindah TPR ke selatan Jalur Jalan Lintas Selatan,” katanya.
Apabila Jalur Jalan Lintas Selatan Jawa yang menghubungkan Bantul dan Kulon Progo resmi beroperasi, maka TPR akan dipindahkan dan didirikan menggunakan tenda darurat. Harapannya, langkah ini bisa membuat wisatawan lebih tertib serta meminimalkan potensi permasalahan di lapangan.
Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.4 Satker PJN DIY, Setiawan Wibowo, menuturkan bahwa pihaknya masih menanti instruksi resmi terkait peresmian maupun operasional Jembatan Pandansimo.
“Ada kemungkinan jembatan akan dioperasionalkan terlebih dahulu tanpa ada peresmian pada pertengahan September 2025,” tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DKUKMPP dan BAZNAS Bantul membekali 345 keluarga miskin ekstrem dengan pelatihan dan modal usaha Rp2 juta untuk meningkatkan kemandirian ekonomi.
Google menghadirkan fitur Private Space di Android 15 untuk menyembunyikan aplikasi sensitif dan melindunginya dengan PIN atau sandi khusus. Simak cara kerjanya
BRSPA Dinsos DIY menggelar Peningkatan Kapasitas Safeguarding Bagi Pengelola Balai Rehabilitasi Sosial dan Pengasuhan Anak di Kantor Kalurahan Sendangtirto.
Taiwan perpanjang bebas visa untuk Thailand, Filipina, Brunei—Indonesia belum masuk! Wisatawan dapat tinggal 14 hari mulai 1 Agustus 2026. Simak syaratnya di si
Kejaksaan Agung memastikan belum menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang terkait penyidikan dugaan korupsi Program Makan Berg
Bea Cukai Yogyakarta memberikan penghargaan kepada 17 mitra kerja melalui Bejo Awards 2026 sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi, kepatuhan, dan sinergi