Banyak Siswa Tak Sarapan, MBG Jadi Andalan di SMP Gotong Royong
Program MBG di SMP Gotong Royong Jogja dinilai tepat sasaran karena membantu memenuhi kebutuhan gizi siswa dari keluarga prasejahtera dan rentan putus sekolah.
Ilustrasi waste to energy, atau sampah jadi energi. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Anggota Komisi D DPRD Kota Jogja, Ririk Banowati mendukung program Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja untuk memberdayakan masyarakat melalui pengelolaan sampah.
Ririk mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat yang diusung Pemkot Jogja dalam pengelolaan sampah. Dia menilai beberapa program pengelolaan sampah yang ada pun telah mengarah dalam pemberdayaan masyarakat.
"Kami mendukung program Pemkot yang melibatkan masyarakat dalam pengelolaan sampah," ujarnya, Jumat (26/8/2025).
BACA JUGA: Belanda Kembalikan Koleksi Fosil Eugene Dubois
Dia menyebut beberapa program pengelolaan sampah yang ada telah melibatkan masyarakat, antara lain pengelolaan sampah anorganik melalui bank sampah. masyarakat dapat terlibat dalam menyelesaikan permasalah sampah dan mendapatkan manfaat ekonomi dari sana. Dia pun mendorong partisipasi aktif dari seluruh warga kota.
Selain itu, dia pun berharap agar tidak ada lagi tumpukan sampah di Kota Jogja. Menurutnya tumpukan sampah di Jogja pun dapat menyebabkan gangguan kesehatan bagi masyarakat.
"Kami berharap agar ada keterlibatan dari berbagi aspek, termasuk masyarakat dalam pengelolaan sampah tersebut, ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program MBG di SMP Gotong Royong Jogja dinilai tepat sasaran karena membantu memenuhi kebutuhan gizi siswa dari keluarga prasejahtera dan rentan putus sekolah.
Dokter mengingatkan makanan pedas viral dapat mengganggu pencernaan dan tumbuh kembang anak jika dikonsumsi tanpa pengawasan
Remco Evenepoel memenangi etape 16 Tour de France 2026 dan mengukir rekor kemenangan ke-500 Belgia sepanjang sejarah balapan.
Prabowo meminta perwira remaja TNI-Polri menguasai AI, teknologi siber, dan bahasa asing untuk menghadapi ancaman keamanan modern.
Dispar Sleman optimistis dua ajang lari pada 23 Agustus 2026 mampu menarik lebih banyak wisatawan dan menggerakkan ekonomi lokal
Nanik Deyang mundur dari Kepala BGN karena alasan kesehatan, namun menegaskan tetap mengawal Program Makan Bergizi Gratis.