Update Kasus Daycare Jogja, Puluhan Anak Alami Gangguan Tumbuh Kembang
Dinkes Jogja temukan 30 anak daycare alami gangguan gizi dan tumbuh kembang. Penanganan terapi dan pemulihan sedang dilakukan.
Sejumlah alat berat dikerahkan untuk membersihkan timbunan sampah di depo yang ada di wilayah Kota Jogja belum lama ini. - Harian Jogja/Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Pengosongan sampah di seluruh depo kota Jogja terus dilakukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogja sejak awal Oktober 2025. Pengosongan depo sampah tersebut ditarget akan rampung dalam dua pekan ke depan.
Kepala DLH Kota Jogja, Rajwan Taufiq mengaku telah membersihkan sekitar 1.500 ton sampah di beberapa depo sampah Kota Jogja. Menurutnya pengosongan beberapa depo sampah berskala besar di Kota Jogja seperti depo sampah Purawisata, Pengok, Argolubang, dan Lapangan Karang telah tuntas.
"Tapi untuk depo Mandala Krida dan RRI Kotabaru masih ada tumpukan sampah sekitar 500 ton yang belum terangkut," katanya, Rabu (8/10/2025).
Dia memperkirakan sampah tersebut akan rampung diangkut sekitar dua pekan mendatang. Pihaknya terus mendorong pengurangan volume sampah yang dibuang ke depo sampah dengan program Masyarakat Jogja Olah Sampah (Mas Jos). Program yang telah mulai dilakukan masyarakat sejak beberapa bulan belakangan dinilai efektif menurunkan penumpukan sampah di depo.
Dalam program tersebut menurutnya, warga Kota Jogja telah mengolah sampah organik dari sisa makanan dan dedauanan. Sementara sampah anorganik telah disalurkan ke bank sampah. “Intinya, pemilahan di masyarakat harus dijalankan agar volume sampah ke depo bisa ditekan,” katanya.
Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo menurutkan Kota Jogja mendapatkan kuota 3.000 ton pembuangan sampah ke TPST Piyungan. Menurutnya Pemkot Jogja berupaya memaksimalkan kuota tersebut setelah TPST Piyungan ditutup.
“Yang paling sulit itu menjaga agar depo tidak kembali penuh. Karena itu, minggu ini kami gencarkan gerakan di masyarakat supaya sampah tidak perlu dibawa ke depo,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Jogja temukan 30 anak daycare alami gangguan gizi dan tumbuh kembang. Penanganan terapi dan pemulihan sedang dilakukan.
BGN akan menangguhkan SPPG tanpa Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi. Kebijakan ini demi menjaga kualitas Program Makan Bergizi Gratis.
Serangan Israel ke Lebanon kembali meningkat. Puluhan wilayah dihantam, korban tewas bertambah. Simak perkembangan terbaru konflik Timur Tengah.
Kesbangpol DIY menyelenggarakan pendidikan politik perempuan di Wates, Kabupaten Kulonprogo, Rabu (13/5/2026). Pendidikan ini ditujukan untuk mendorong kaum Haw
Prabowo ungkap Rp49 triliun uang tak terurus di bank akan masuk negara. Dana diduga terkait koruptor dan siap dimanfaatkan untuk rakyat.
Komet C/2025 R3 PANSTARRS muncul di 2026 dan tak kembali selama 170.000 tahun. Fenomena langka yang simpan sejarah Tata Surya.