Kebutuhan Darah Sleman Tinggi, PMI Ajak Warga Rutin Donor
Kebutuhan darah di Sleman masih tinggi, PMI ajak masyarakat rutin donor untuk menjaga ketersediaan stok.
Sejumlah alat berat diterjunkan untuk pemadatan dalam proses perbaikan Jalan Godean di Sleman belum lama ini. Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Energi Sumber Daya Mineral (DPUP-ESDM) DIY bersama sejumlah perangkat daerah terkait sedang menyusun kelas jalan di ruas-ruas Jalan Provinsi. Penentuan kelas jalan akan ditindaklanjuti dengan pembatasan jenis kendaraan bermuatan yang bisa melintas.
Kepala Seksi Pembangunan Bidang Bina Marga DPUP-ESDM DIY, Wira Sasongko Putro, mengatakan penentuan kelas jalan dipengaruhi banyak faktor. Dalam penentuan kelas jalan ini, DPUP-ESDM DIY juga harus berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait, seperti Dinas Perhubungan baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota.
“Kami belum bisa menyampaikan kelas jalannya. Masih dalam penyusunan. Tujunannya nanti ya pembatasan kendaraan,” kata Wira dihubungi, Rabu (8/10/2025).
Progres Perbaikan dan Pelebaran Jalan Godean
Mengenai perbaikan Jalan Godean, kata dia masih berlangsung. Progres per tanggal 5 Oktober mencapai sekitar 64%. Target pengerjaan ini telah mempertimbangkan mobilitas masyarakat di Jalan Godean.
Tim pelaksana sebelumnya fokus pada rekonstruksi dan perbaikan tanah dasar, terutama di sisi utara. Pengerjaan tanah dasar ini akan sangat menentukan kualitas jalan, utamanya ketika dilewati kendaran berat.
“Sekarang sudah mulai bergeser pengerjaannya ke timur, arah perempatan Pasar Godean,” katanya.
Pekerjaan diawali dengan pengelupasan aspal lama dan pemasangan drainase. Di lokasi itu dilakukan juga pelebaran jalan dari 5,5 meter menjadi 7 meter.
Jalan Godean merupakan Jalan Provinsi yang cukup padat kendaraan. DPUP-ESDM DIY tidak bisa serta merta melaksanakan kegiatan rekonstruksi secara massal, harus parsial. Mengenai persiapan natal dan tahun baru, peningkatan kondisi jalan masih akan dilakukan. Ada juga penambalan jalan berlubang secara continue di seluruh ruas Jalan Provinsi.
Adapun panjang Jalan Godean yang saat ini diperbaiki sekitar 4,5 kilometer (km) dengan target pengerjaan hingga 7 November 2025. Perbaikan ini masuk dalam proyek peningkatan Jalan Demak Ijo – Kebon Agung I. Pagu anggarannya mencapai Rp32,6 miliar untuk kontraktor dan Rp268 juta untuk konsultan. Perbaikan ini merupakan lanjutan dari perbaikan tahun sebelumnya.
Kepala Bidang Bina Marga DPUP-ESDM DIY, Tri Murtoposidi, membenarkan bahwa DPUP-ESDM DIY sedang menginisiasi penentuan kelas jalan di Provinsi DIY.
“Ini kerja bersama provinsi dan kabupaten/ kota, tapi baru tahap awal banget, baru sifatnya koordinasi dengan kabupaten/kota. Tujuannya untuk mengelompokan jalan berdasarkan fungsi dan identitas lalu-lintas biar jalan mampu menerima beban dan dimensi yang sesuai,” kata Murtoposidi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebutuhan darah di Sleman masih tinggi, PMI ajak masyarakat rutin donor untuk menjaga ketersediaan stok.
KONI DIY memperluas kerja sama dengan kampus, lembaga kesehatan, media, dan institusi digital untuk memperkuat pembinaan serta prestasi atlet DIY.
Pameran Galeri Nasional Indonesia di Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta menghadirkan 28 maestro seni rupa hingga 30 Agustus 2026.
BPBD Sleman mewaspadai kekeringan 2026. Pakem, Tempel, dan Minggir menjadi wilayah dengan distribusi air bersih tertinggi empat tahun terakhir.
Pemakaman Ali Khamenei resmi dimulai di Iran. Prosesi kenegaraan berlangsung sepekan hingga 9 Juli 2026 dan dihadiri delegasi dari lebih 100 negara.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Minggu 5 Juli 2026 lengkap beserta rute menuju Kota Jogja dan Sleman dengan tarif Rp80.000 per penumpang.