Jogja Tuan Rumah Kongres HIMPSI 2026, Ini Agendanya
Jogja jadi tuan rumah Kongres XV HIMPSI 2026. Bahas kesehatan mental, SDM, hingga ketangguhan bangsa di era global.
Ilustrasi bencana angin kencang di Bantul- ist/BPBD DIY
Harianjogja.com, BANTUL – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Bantul pada Jumat (31/10/2025) sore menyebabkan sejumlah kerusakan, terutama di wilayah Kapanewon Kasihan. Berdasarkan data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul, tercatat sedikitnya 10 titik lokasi terdampak akibat kejadian tersebut.
Komandan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Bantul, Aka Luk Luk Firmansyah menyebut hingga sore ini petugas masih melakukan pendataan dan penanganan di lapangan.
"Untuk sementara waktu terdapat sepuluh lokasi terdampak di wilayah Kasihan. Jenis kejadian paling banyak berupa pohon tumbang. Petugas masih terus melakukan asesmen dan penanganan di lapangan,” ujarnya.
Dari data BPBD, pohon tumbang terjadi di 10 titik dan menimpa sejumlah fasilitas seperti dua tempat usaha (angkringan dan rumah makan) serta satu bangunan joglo milik warga yang roboh.
Salah satu kejadian tercatat di Dusun Nitipuran RT 10, Kalurahan Ngestiharjo, Kapanewon Kasihan, di mana pohon sukun tumbang menimpa rumah milik warga. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.
Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik, dan Peralatan BPBD Bantul, Antoni Hutagaol, menjelaskan, petugas tiba di lokasi sekitar pukul 15.03 WIB setelah menerima laporan sekitar pukul 14.00 WIB.
"Pohon tumbang disebabkan hujan deras disertai angin kencang. Jika tidak segera ditangani bisa membahayakan penghuni rumah,” katanya.
Bangunan seluas 10x5 meter itu mengalami kerusakan pada bagian genting, dengan total dua kepala keluarga atau delapan jiwa terdampak. Petugas bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Ngestiharjo dan warga setempat telah melakukan pendataan dan evakuasi pohon yang tumbang.
Hingga saat ini, BPBD Bantul belum mencatat adanya korban jiwa maupun kebutuhan mendesak dari warga terdampak. Namun, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih bisa terjadi dalam beberapa hari ke depan.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati, terutama di sekitar pepohonan besar dan bangunan tua saat hujan deras dan angin kencang,” pungkas Antoni.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja jadi tuan rumah Kongres XV HIMPSI 2026. Bahas kesehatan mental, SDM, hingga ketangguhan bangsa di era global.
Pertamina Patra Niaga tambah pasokan 5,8 juta tabung LPG 3 kg selama libur panjang Mei 2026. Warga diimbau beli sesuai kebutuhan.
Alex Marquez menang sprint race MotoGP Catalunya 2026 usai mengalahkan Pedro Acosta dengan selisih tipis 0,041 detik.
Suzuki Burgman 150 resmi meluncur dengan fitur TCS, ABS dual-channel, dan panel TFT untuk menantang Honda PCX serta Yamaha NMAX.
Meta menghadapi protes internal setelah program pengawasan karyawan untuk pengembangan AI dinilai melanggar privasi pekerja.
Netflix mengumumkan tur konser global Huntr/x dari film K-Pop Demon Hunters bersama promotor AEG Presents.