Potensi Air Banyusoco 200 Liter per Detik, Terbuang Sia-Sia ke Sungai
Lebih dari 20 sumber air di Banyusoco, Gunungkidul, mengalir ke Kali Oya. Tujuh titik memiliki debit hingga 200 liter per detik.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Jajaran Satlantas Polres Gunungkidul masih terus melakukan penyelidikan terkait dengan kecelakaan maut di ruas jalan Rongkop-Wonosari di Padukuhan Kerdonmiri, Karangwuni. Hingga Jumat (31/10/2025) juga belum ada penetapan tersangka didalam kasus ini.
“Masih proses karena masih sebatas pemeriksaan saksi,” kata Kasatlantas Polres Gunungkidul, AKP Arfita Dewi.
Menurut dia, sudah ada lima orang saksi yang diperiksa. Meski tidak menyebut rincian saksi terperiksa, namun kegiatan ini sebagai salah satu langkah untuk mengungkap kasus kecelakaan yang melibatkan truk molen dengan dua sepeda motor secara tuntas.
“Keterangan saksi akan kami kumpulkan untuk bisa disimpulkan sebagai penyebab terjadinya kecelakaan,” katanya.
Selain pemeriksaan saksi, Arfita mengakui sudah berkoordinasi dengan Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Polda DIY dikerahkan untuk mengetahui kronologi maupun penyebab pasti kecelakaan. “Sudah dilakukan olah TKP bersama dengan tim dari Polda,” katanya.
Arfita menambahkan, kecelakaan bermula saat truk molen yang dikendarai BM melaju dari arah Rongkop menuju Wonosari. Sesampainya di lokasi kejadian, yang jalannya menikung dan menurun, laju truk terlalu ke kanan.
Di saat bersamaan dari arah berlawanan melaju dua sepeda motor. Dikarenakan jarak yang terlalu dekat maka terjadilah kecelakaan.
“Tak hanya menabrak pesepeda motor, tapi truk molen juga menabrak pagar pembatas rumah warga,” katanya.
Didalam peristiwa ini tiga pengendara motor meninggal dunia di lokasi kejadian. “Dua korban saling berboncengan, yakni MZ dan BDS. Sedangkan satu korban berinisial RBS. Ketiganya merupakan warga asal Kapanewon Rongkop,” katanya.
Sekretaris Dinas Perhubungan Gunungkidul, Bayu Susilo Aji mengatakan, pihaknya ikut dilibatkan dalam pemeriksaan kasus kecelakaan maut di Kapanewon Rongkop. Sesuai dengan ketugasan yang dimiliki, diminta pihak dari Polres Gunungkidul untuk melakukan uji kir terhadap truk molen yang saat ini diamankan di Mapolres.
Rencananya, sambung dia, pengujian dilaksanakan pada Jumat Siang. Namun, dikarenakan petugas dari satlantas masih memeriksa sejumlah saksi maka pelaksanaan diundur minggu depan.
“Harusnya Jumat siang dilakukan uji kir. Tapi, diundur karena masih memeriksa saksi. Kemungkinan pengujian dilakukan Senin pekan depan,” katanya. (David Kurniawan)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lebih dari 20 sumber air di Banyusoco, Gunungkidul, mengalir ke Kali Oya. Tujuh titik memiliki debit hingga 200 liter per detik.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 23 Agustus 2026 dari Stasiun Yogyakarta menuju Palur lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Komdigi menyalurkan Starlink ke Nagekeo untuk menjaga konektivitas posko bencana dan fasilitas kesehatan pascagempa NTT.
Prabowo meminta edukasi bahaya karhutla diperkuat hingga masyarakat bawah. Pemerintah juga menyiapkan alat berat untuk buka lahan tanpa membakar.
OMC di kawasan IKN dimulai dengan penyemaian 800 kg garam untuk memicu hujan dan menambah cadangan air di tengah musim kemarau.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 23 Agustus 2026 tersedia dari pagi hingga malam. Simak jadwal lengkap Yogyakarta-Palur di sini.