Kebakaran Lahan Melonjak di Bantul Petugas Temukan Pola Berulang
Kebakaran lahan di Bantul meningkat selama musim kemarau 2026. BPBD mencatat pembakaran sampah dan lahan masih menjadi penyebab utama.
Kekerasan - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Perselisihan antara ahli waris dengan penghuni rumah di Kecamatan Danurejan, Kota Jogja, berakhir dengan dugaan tindak penganiayaan. Seorang ahli waris dianiaya usai menegur penghuni rumah yang tinggal tanpa izin resmi.
Kuasa hukum korban, Ilham Agung Satrio, menjelaskan korban bernama LO, salah satu ahli waris rumah tersebut, yang awalnya menegur NK, anak dari penjaga rumah bernama KM. Teguran disampaikan agar NK memindahkan sepeda motor milik suaminya, AG, karena menghalangi akses jalan di halaman rumah.
“Rumah itu milik keluarga korban, dan KM menempati rumah tersebut atas izin ahli waris hanya bersama istrinya. Namun, kemudian ia juga mengajak anak dan menantunya tinggal tanpa izin para ahli waris lainnya,” jelas Ilham, Senin (3/11/2025).
Cekcok bermula dari teguran itu hingga berujung pada kekerasan. AG diduga memukul korban menggunakan tangan kosong sebanyak tiga kali di bagian dahi kanan, rahang kanan, dan rahang kiri. Tak berhenti di situ, AG juga diduga membanting korban hingga tersungkur ke lantai.
“Melihat kejadian itu, KM datang ke lokasi. Tapi bukannya melerai, malah ikut memukul bagian belakang kepala korban dua kali saat korban dalam posisi tersungkur,” tambah Ilham.
Aksi tersebut disaksikan oleh beberapa warga sekitar. Salah satu saksi bahkan sempat menahan pelaku lain yang hendak memukul korban menggunakan batu. Namun, lemparan batu itu sempat mengenai pinggang korban.
Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka di dahi, bibir sobek, lecet parah di siku kanan, serta nyeri di rahang yang membuatnya sulit mengunyah. “Korban juga merasakan sakit di bagian pinggang setiap kali bergerak,” ungkap Ilham.
Setelah kejadian yang terjadi pada 6 September lalu itu, korban langsung melapor ke Polsek Danurejan dan telah menjalani pemeriksaan lanjutan pada 28 September dengan didampingi kuasa hukumnya.
“Langkah hukum berikutnya, kami akan terus mengawal proses penyelidikan dan menunggu pemeriksaan saksi-saksi selesai hingga ada penetapan tersangka,” ujar Ilham.
Kasus ini tengah ditangani Polsek Danurejan. Polisi masih mendalami dugaan tindak pidana penganiayaan dan pengeroyokan sebagaimana diatur dalam Pasal 170 jo 351 KUHP.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran lahan di Bantul meningkat selama musim kemarau 2026. BPBD mencatat pembakaran sampah dan lahan masih menjadi penyebab utama.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sleman kembali membuka layanan SIM Keliling.
Polres Gunungkidul kembali membuka layanan SIM Keliling pada hari ini.
27 Juli, peringati Kudatuli, Hari Sungai Nasional, dan Hari Orang Tua. Pelajari sejarah dan makna di balik tanggal penting ini.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Jadwal DAMRI Jogja ke Bandara YIA 2026 lengkap dengan tarif dan titik keberangkatan. Cek rute dan jam terbaru di sini.