Berawal dari Modal Rp4,3 Juta, Djoen Leather Menembus Pasar Dunia
Berawal dari modal Rp4,3 juta, Djoen Leather di Bantul sukses menembus pasar dunia. Simak kisah UMKM binaan BNI yang berkembang hingga pasar ekspor.
Foto ilustrasi - ist
Harianjogja.com, JOGJA—Ribuan siswa Madrasah Aliyah (MA) di Kota Jogja mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai bagian dari seleksi masuk perguruan tinggi. Pelaksanaan TKA digelar dalam dua gelombang, yaitu pada 3–4 dan 5–6 November 2025.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Jogja, Ahmad Shidqi, menyampaikan ada 1.136 siswa MA di Kota Jogja yang mengikuti ujian tersebut. Menurutnya, ujian itu menjadi sarana untuk mengukur kemampuan akademik siswa secara objektif.
“Mata pelajaran yang diujikan antara lain matematika dan sejumlah tes lain yang dirancang untuk melihat objektivitas kemampuan akademik siswa. TKA ini tidak sekadar mengulang ujian yang sudah berjalan, tetapi mengukur kemampuan murni dari siswa,” ujarnya, Senin (3/11/2025).
Shidqi menjelaskan seluruh ujian dilakukan secara daring menggunakan komputer. Namun, karena keterbatasan perangkat di beberapa madrasah, pelaksanaan dibagi menjadi dua gelombang.
“Semua pelaksanaan TKA dilakukan di masing-masing sekolah. Karena keterbatasan komputer, maka dibagi dua gelombang agar semua siswa dapat mengikuti ujian dengan lancar,” katanya.
Menurutnya, setiap sekolah telah mempersiapkan penyelenggaraan TKA, sehingga menurutnya dalam pelaksanaan kali ini tidak ada kendala.
“Insyaallah semua sudah siap. Siswa mengimplementasikan langsung apa yang sudah mereka pelajari selama di sekolah melalui ujian ini,” katanya.
Lebih lanjut, hasil TKA akan digunakan sebagai pendamping nilai akademik siswa, termasuk nilai rapor, dalam proses seleksi masuk perguruan tinggi.
“TKA ini bersifat nasional dan menjadi salah satu upaya untuk melihat kemampuan akademik siswa Madrasah Aliyah secara lebih objektif,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berawal dari modal Rp4,3 juta, Djoen Leather di Bantul sukses menembus pasar dunia. Simak kisah UMKM binaan BNI yang berkembang hingga pasar ekspor.
Konferensi Pendidikan Indonesia 2026 di UNY memperkuat kolaborasi daerah untuk mempercepat transformasi pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.
Registrasi SIM card baru mulai 1 Juli 2026 wajib menggunakan verifikasi biometrik wajah sesuai Permen Komdigi Nomor 7 Tahun 2026.
Institut Kemandirian Dompet Dhuafa memperluas peluang kerja hingga Jepang melalui pelatihan vokasi, kemitraan industri, dan sertifikasi kompetensi.
DJP menetapkan pemungutan pajak marketplace mulai 1 Agustus 2026. Berlaku bagi seller beromzet di atas Rp500 juta per tahun.
Kemenkes menyebut putusan MK yang menolak uji materi UU Kesehatan memperkuat dasar hukum penanganan KLB dan wabah di Indonesia.