KAI Daop 6 Jogja Tutup 38 Perlintasan Liar demi Keselamatan
KAI Daop 6 Jogja menutup 38 perlintasan liar di DIY dan Jawa Tengah demi meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api.
Foto ilustrasi menu Makan Bergizi Gratis, dibuat menggunakan Artificial Intelligence (AI).
Harianjogja.co, JOGJA—Pemkot Jogja memastikan bakteri E. coli menjadi penyebab keracunan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan menegaskan penggunaan air galon atau PDAM wajib diterapkan di seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Pemkot Jogja juga menegaskan akan memperketat pengawasan operasional Sentra Penyedia Pangan Gizi (SPPG) untuk memastikan kebersihan proses pemasakan makanan.
Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo, menuturkan hasil laboratorium menunjukkan keberadaan bakteri E. coli pada buah dan sayur yang digunakan dalam paket makanan tersebut. Ia menduga bakteri tersebut berasal dari air yang terkontaminasi saat proses pencucian bahan makanan.
“Kami temukan E. coli ada di buah dan di sayur. Berarti memang saya mencurigai air untuk mencuci bahan-bahan itu sudah terkontaminasi. Karena itu, saya akan perintahkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jogja untuk memeriksa sumber air di setiap SPPG sebelum beroperasi,” ujarnya dalam kegiatan Koordinasi dan Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis Badan Gizi Nasional di DIY, Kamis (6/11/2025), di Balai Kota Jogja.
Ia menegaskan Dinkes Kota Jogja harus berani mengambil tindakan tegas, termasuk menutup sementara operasional SPPG yang belum memenuhi standar kebersihan air.
“Kami ingin menegakkan disiplin. Kalau air yang digunakan belum layak, SPPG tidak boleh beroperasi dulu. Air untuk konsumsi sebaiknya menggunakan air galon atau air perpipaan dari PDAM yang sudah difilter dan bebas dari E. coli,” katanya.
Sementara itu, Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan (Tawas) Badan Gizi Nasional (BGN), Letjen TNI (Purn.) Dadang Hendrayudha, menuturkan kasus tersebut menjadi momentum untuk mengevaluasi tata kelola program MBG di Kota Jogja secara menyeluruh.
“Kami langsung menutup lokasi SPPG yang terdampak dan melakukan evaluasi mendalam. Dari hasil yang ada, penyebabnya memang dari air yang terkontaminasi E. coli. Karena itu, kami menyarankan penggunaan air galon khusus untuk kebutuhan pangan agar kejadian serupa tidak terulang,” katanya.
Ia mendorong agar setiap SPPG yang beroperasi memenuhi standar kebersihan dan keamanan pangan sehingga makanan yang dimasak aman untuk dikonsumsi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KAI Daop 6 Jogja menutup 38 perlintasan liar di DIY dan Jawa Tengah demi meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api.
KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat 246 ribu penumpang KAJJ selama libur Kenaikan Yesus Kristus, naik 189 persen dari pekan sebelumnya.
Disdik Sleman mulai adaptasi penerapan Bahasa Inggris di SD menjelang kebijakan wajib nasional pada tahun ajaran 2027/2028.
Persib Bandung memastikan seluruh pemain dan ofisial aman usai diduga mendapat serangan oknum suporter setelah laga kontra PSM Makassar.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.