Puncak Kemarau Agustus, Warga Gunungkidul Diminta Hemat Air
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Ketua Koperasi Produsen Garam Tirta Bahari di Pantai Sepanjang, Wahyono saat menunjukan produksi garam yang dihasilkan/ Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Para petani garam di Pantai Sepanjang, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari, berkomitmen meningkatkan kapasitas produksi untuk mendukung DIY sebagai salah satu sentra penghasil garam nasional.
Komitmen ini sejalan dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Pergaraman Nasional yang menargetkan swasembada garam pada 2027. DIY termasuk dalam sepuluh provinsi yang akan dioptimalkan produksi garamnya.
Ketua Koperasi Produsen Garam Tirta Bahari Pantai Sepanjang, Wahyono, menjelaskan budi daya garam di lokasi tersebut telah berlangsung sejak 2013. Meski produksi sempat mengalami pasang surut, para petani tidak menyerah dan terus berupaya mempertahankan usaha.
"Sudah dipasarkan, tetapi kapasitas produksinya memang belum maksimal," katanya, Kamis (6/11/2025).
Kendala dan Upaya Peningkatan
Beberapa kendala masih menghambat optimalisasi produksi, antara lain keterbatasan sumber daya manusia dan teknologi. Mesin pengolahan garam yang berkapasitas kecil hanya mampu menghasilkan sekitar lima ton garam per bulan.
Untuk mendukung swasembada garam, koperasi setempat telah menjalin kerja sama dengan koperasi garam tingkat nasional. Nota kesepahaman yang telah ditandatangani akan berlaku selama 15 tahun ke depan, dengan implementasi dimulai pada Desember 2025.
"Kerja sama ini akan membawa alih teknologi budi daya di lahan seluas 2.500 meter persegi, termasuk pergantian dari teknologi tunnel ke sistem ulir," jelas Wahyono.
Dengan sistem ulir, air akan terus mengalir sehingga proses penguapan lebih cepat dibandingkan teknologi tunnel. Inovasi ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi menjadi 120 ton per tahun—dua kali lipat dari produksi biasa.
Dampak dan Harapan Ke Depan
Saat ini, pemasaran garam telah menjangkau warga sekitar Pantai Sepanjang dan menyuplai kebutuhan pegawai Dinas Kelautan dan Perikanan DIY. Wahyono berharap peningkatan produksi dapat meningkatkan kesejahteraan 23 petani garam setempat.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Gunungkidul, Johan Wijayanto, menegaskan potensi budi daya garam di Pantai Sepanjang sangat bagus berkat kualitas air laut yang baik. Lokasi ini kini menjadi satu-satunya sentra garam aktif di DIY, setelah pembudidayaan di Pantai Dadapayu, Kapanewon Kanigoro, berhenti beroperasi.
"Kerja sama dengan koperasi nasional tidak hanya berdampak pada peningkatan produksi, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan pembudidaya melalui pendampingan kualitas dan pemasaran," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
EcoTank Epson tembus penjualan 100 juta unit secara global. Indonesia menjadi negara pertama yang memperkenalkan teknologi printer tangki tinta Epson.
Google resmi meluncurkan Pixel 11 Series yang terdiri dari Pixel 11, Pixel 11 Pro, Pixel 11 Pro XL, dan Pixel 11 Pro Fold. Dibekali Tensor G6, Gemini AI terbaru
ASUS ExpertBook P5 G2, Laptop Kerja Terbaik Berbasis Intel Core Ultra Series 3Performa, efisiensi dan keamanan kelas bisnis dalam laptop berdesain ringkas
MK cabut larangan penggunaan lambang Garuda Pancasila di luar ketentuan UU. Masyarakat kini bebas memakai Garuda di kaus, topi, hingga atribut lainnya tanpa san
Marselino Ferdinan sukses jalani operasi lutut di Spanyol usai cedera saat TC Timnas di Bali. Pemain 21 tahun itu harus absen 2 bulan. Ini pesannya untuk Erick