Advertisement
Bupati Agung Pindah PAN, Golkar Kulonprogo Minta Penjelasan
Bupati Kulonprogo Agung Setyawan - Instagram
Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO— DPD Partai Golkar Kulonprogo meminta klarifikasi dari Bupati Agung Setyawan yang dinilai meninggalkan komitmen setelah resmi menjabat sebagai pengurus PAN.
Pasalnya, sosok yang sempat meminta diusung oleh Partai Golkar pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 lalu tersebut kini justru bergabung dan menjadi pengurus partai politik lain. Hal ini dinilai kontras dengan beberapa kesempatan di mana Agung mengaku sebagai kader Partai Golkar.
Advertisement
Pengurus DPD Golkar DIY, Suharto, mengungkapkan bahwa Agung Setyawan pada awalnya mendekati dan meminta dukungan dari Partai berlambang beringin tersebut untuk mencalonkan diri sebagai Bupati Kulonprogo.
“Tetapi, setelah menjadi Bupati, [Agung Setyawan] pergi meninggalkan [Golkar] tanpa izin, tanpa pamit, tanpa pemberitahuan. Tahu-tahu sudah menjadi Ketua DPW PAN DIY,” kata Suharto kepada wartawan, Minggu (23/11/2025).
BACA JUGA
Suharto, yang pada momen Pilkada Kulonprogo 2024 menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kulonprogo, mengaku mengetahui secara pasti komitmen Agung. Termasuk proses permintaan dan pemberian rekomendasi Partai Golkar untuk memuluskan langkah Agung maju menjadi Bupati Kulonprogo.
Suharto juga mengungkapkan bahwa Agung Setyawan sempat berucap di hadapan para kader Partai Golkar Kulonprogo bahwa dirinya adalah kader Golkar dan akan berupaya membesarkan partai tersebut.
“Awalnya memang ke Golkar. Dia (Agung) sendiri berpidato di Golkar pada ulang tahun lalu, mengaku kader Golkar yang baru dan dicalonkan menjadi Bupati. Dia (Agung) akan membesarkan Golkar,” imbuh pria yang menjabat Ketua DPD Partai Golkar Kulonprogo Periode 2020–2025 ini.
Suharto menyebut, terpilihnya Agung menjadi Ketua DPW PAN DIY santer dikabarkan ditunjuk langsung oleh Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan. Pihak Golkar sempat mengadakan rapat untuk menagih komitmen Agung terkait janji membesarkan Golkar.
“Kami adakan rapat, meminta komitmennya yang berjanji membesarkan Golkar. Tetapi, ya setelah menjadi ketua partai lain bagaimana mau membesarkan? Dia (Agung) sendiri ingin besar, kok,” ujar Suharto.
Sementara itu, Ketua DPD Golkar Kulonprogo Terpilih, Wisnu Prastya, memastikan bahwa fraksi partai beringin di DPRD Kulonprogo akan terus memberikan kritik yang konstruktif terhadap kebijakan eksekutif di bawah kepemimpinan Agung Setyawan.
Wisnu tidak menampik adanya kekecewaan yang dirasakan kader atas keputusan Agung yang memilih bergabung ke partai lain, alih-alih menjadi pengurus Golkar sesuai komitmen awal.
“Memang ada sedikit kekecewaan. Harapan kami, ketika diusung Partai Golkar untuk maju Bupati, dengan politik yang baik, beliau akan membesarkan Golkar atau bernaung di Partai Golkar, karena beliau sudah menyampaikan sendiri ke Golkar,” jelas Wisnu.
Meskipun demikian, Wisnu memastikan DPD Partai Golkar Kulonprogo menghormati keputusan tersebut dan tidak ingin rasa kecewa tersebut justru melemahkan soliditas internal partai. Ia memastikan Golkar Kulonprogo tetap solid dan akan bersikap kritis yang membangun di Bumi Binangun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Program Bulog Siap Ekspor Beras dan Jagung Setelah Swasembada 2026
Advertisement
Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
Advertisement
Berita Populer
- Larangan Sampah Organik ke Depo, Ini yang Dilakukan Warga Panembahan
- RSUD Prambanan Rayakan HUT ke-16 dengan Fun Walk Bertema SIGAP
- Luas Kawasan Kumuh di Bantul Capai 200 Hektare
- Hujan Deras Ganggu Pencarian Dua Pemancing di Wediombo Gunungkidul
- Kasus ISPA di Jogja Melejit pada 2025, Awal 2026 Landai
Advertisement
Advertisement



