Kekeringan Belum Berakhir, Bantuan Air Bersih Gunungkidul Berlanjut
BPBD Gunungkidul melanjutkan bantuan air bersih hingga Desember 2026. Lebih dari 3.950 tangki telah disalurkan kepada warga terdampak kekeringan.
Proses obeservasi Objek Diduga Cagar Budaya di Situs Manimoyo di Kalurahan Serut, Gedangsari/Dinas Kebudayaan Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Situs Pertapaan Manikmoyo di Serut, Gedangsari, dinyatakan tidak lolos sebagai cagar budaya 2025 karena data pendukung dinilai kurang oleh Tim Ahli Cagar Budaya.
Situs yang terletak di puncak Gunung Jambu itu diusulkan menjadi cagar budaya setelah ditemukan 32 batu persegi panjang yang diduga artefak candi di kawasan tersebut.
Penyiap Naskah TACB Dinas Kebudayaan Gunungkidul, Ari Kristian, mengatakan tim telah menyelesaikan kajian dengan melakukan observasi dan pengumpulan data pendukung di lokasi. Namun, dalam sidang penetapan, Situs Manikmoyo dinyatakan belum memenuhi syarat karena kelengkapan datanya masih dinilai kurang.
"TACB bekerja secara objektif. Buktinya, saat disidangkan Situs Manikmoyo tidak lolos sehingga batal ditetapkan sebagai cagar budaya baru di Gunungkidul," kata Ari, Senin (24/11/2025).
Meski tidak merinci secara spesifik alasan kegagalan penetapan, Ari menyatakan akan mengusulkan kembali situs tersebut pada tahun depan. Untuk melengkapi data pendukung, rencananya akan dilakukan observasi ulang bersama Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X Jawa Tengah-Daerah Istimewa Yogyakarta.
"Data literatur untuk mendukung Situs Manikmoyo sebagai cagar budaya memang masih minim. Karena itu, kami menunggu observasi bersama BPK Wilayah X untuk kajian yang lebih mendalam," ungkapnya.
Kepala Dinas Kebudayaan Gunungkidul, Choirul Agus Mantara, membenarkan hal serupa. Menurut dia, waktu pengkajian untuk Situs Manikmoyo tahun ini sudah tidak memungkinkan.
"Kami akan usulkan lagi tahun depan dengan mengumpulkan data dan literatur pendukung yang lebih lengkap," katanya.
Choirul menegaskan, suatu objek yang diduga cagar budaya tidak serta merta langsung dapat ditetapkan sebagai cagar budaya. Penetapannya harus melalui sidang TACB terlebih dahulu.
"Ternyata Situs Manikmoyo tidak lolos karena data dan literatur pendukungnya masih kurang. Pada pengusulan tahun depan, datanya akan lebih dilengkapi agar lolos sidang penetapan," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul melanjutkan bantuan air bersih hingga Desember 2026. Lebih dari 3.950 tangki telah disalurkan kepada warga terdampak kekeringan.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 7 November 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif tiket Rp8.000.
FSMR ISI Jogja mengembangkan ARTI untuk menghimpun, mengelola, melestarikan, dan menyebarluaskan karya seni digital dosen serta mahasiswa.
BPS mencatat IPM DIY 2026 mencapai 83,43 atau tumbuh 1,15%. Kota Jogja mencatat nilai tertinggi sebesar 90,28.
FIPGB menyoroti pembatasan gas oleh PGN yang dinilai membuat industri tak sepenuhnya menikmati harga LNG US$13 per MMBTU hingga akhir 2026.
Pemerintah menargetkan revisi keempat aturan DHE SDA rampung akhir November 2026, termasuk relaksasi konversi valas ke rupiah hingga 100%.