Siswa SLB Bina Siwi Bantul Juara LKSN 2026, Anas Unggul di Tata Busana
Anas Vianto, siswa SLB Bina Siwi Bantul, meraih juara I LKSN 2026 cabang tata busana setelah menjadi wakil DIY di tingkat nasional.
Foto ilustrasi tempat kejadian perkara. - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Seorang pria ditemukan meninggal dunia akibat tersengat listrik di sebuah rumah milik warga di Ngabean, RT 06, Kalurahan Triharjo, Kapanewon Pandak, Bantul, pada Sabtu (29/11/2025) sekitar pukul 15.30 WIB. Korban diketahui bernama Ashuri, warga Temanggung, Jawa Tengah.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan korban sebelumnya datang bersama dua saksi, Hendri dan Eka Setio, untuk membantu pekerjaan rumah pemilik usaha ikan hias.
“Korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal di dalam tampungan air. Dari hasil pemeriksaan medis, korban diduga kuat tersengat aliran listrik sebelum terjatuh,” ujar Iptu Rita, Minggu (30/11/2025).
Menurut keterangan saksi pertama, Hendri, pemilik rumah dan usaha ikan hias, korban dan saksi tiba di lokasi pada Sabtu sekitar pukul 09.30 WIB. Saat itu ada tamu dari Solo yang datang untuk membeli ikan, sehingga korban yang biasa membantu pekerjaan di rumah Hendri langsung mengecek beberapa bagian rumah, termasuk genteng yang bocor.
Sekitar pukul 13.30 WIB, korban selesai makan siang. Setelah itu, Hendri tidak lagi melihat korban di sekitar rumah. Ia sempat mencari dan menemukan sebuah tangga yang condong menyamping, diduga hendak digunakan korban untuk naik ke atap.
“Hendri memanggil beberapa kali namun tidak ada jawaban. Ia mengira korban sedang ke masjid atau bertamu ke rumah tetangga,” kata Rita.
Saksi kedua, Eka Setio, kemudian memutuskan naik ke atas bangunan menggunakan tangga setinggi kurang lebih empat meter. Saat mencapai bagian atas, Eka melihat korban dalam posisi tidak bergerak di dalam tampungan air sedalam sekitar satu meter.
Melihat kondisi itu, Eka segera memberitahu Hendri, lalu keduanya melaporkan kejadian tersebut kepada BPBD Bantul dan pihak kepolisian.
“Korban ditemukan dengan tangan kanan menggenggam kabel listrik dan ada sayatan di tangan kiri. Hal ini memperkuat dugaan bahwa korban meninggal akibat tersengat listrik sebelum terjatuh ke tampungan air,” kata Ipdu Rita.
Tim Inafis Polres Bantul yang dipimpin Aiptu Teguh Wijaya juga tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan. Hanya terdapat pendarahan pada pelipis akibat benturan dan luka gores kecil di tangan kiri.
Setelah identifikasi selesai, saksi pertama kemudian menghubungi pihak keluarga korban di Temanggung. “Pada pukul 18.24 WIB, jenazah korban dibawa ke RS Panembahan Senopati Bantul,” katanya.
Polisi mengimbau warga untuk lebih berhati-hati saat bekerja di area yang berpotensi bersentuhan dengan kabel atau instalasi listrik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Anas Vianto, siswa SLB Bina Siwi Bantul, meraih juara I LKSN 2026 cabang tata busana setelah menjadi wakil DIY di tingkat nasional.
Polda Metro Jaya menetapkan empat tersangka kasus tantangan hafalan surat Al-Qur'an berhadiah minuman beralkohol di The Sound Project.
Profil Dewi Astutik, sosok yang dikaitkan dengan jaringan narkoba Segitiga Emas dan kasus penyelundupan 2 ton sabu.
Pelajar SMP di Bantul dibekali kecakapan digital untuk menghadapi FOMO, cyberbullying, hoaks, dan risiko penggunaan layar berlebihan.
Empat anak Michael Bambang Hartono menerima warisan saham senilai sedikitnya US$2,93 miliar dari perusahaan induk keluarga Hartono.
Perizinan training ground PSS Sleman disebut sudah lengkap. Pemkab Sleman kini tinggal menunggu persetujuan Kementerian ATR.