Advertisement
Tersengat Listrik, Pria di Pandak Bantul Meninggal saat Perbaiki Rumah
Foto ilustrasi tempat kejadian perkara. / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL—Seorang pria ditemukan meninggal dunia akibat tersengat listrik di sebuah rumah milik warga di Ngabean, RT 06, Kalurahan Triharjo, Kapanewon Pandak, Bantul, pada Sabtu (29/11/2025) sekitar pukul 15.30 WIB. Korban diketahui bernama Ashuri, warga Temanggung, Jawa Tengah.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan korban sebelumnya datang bersama dua saksi, Hendri dan Eka Setio, untuk membantu pekerjaan rumah pemilik usaha ikan hias.
Advertisement
“Korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal di dalam tampungan air. Dari hasil pemeriksaan medis, korban diduga kuat tersengat aliran listrik sebelum terjatuh,” ujar Iptu Rita, Minggu (30/11/2025).
Menurut keterangan saksi pertama, Hendri, pemilik rumah dan usaha ikan hias, korban dan saksi tiba di lokasi pada Sabtu sekitar pukul 09.30 WIB. Saat itu ada tamu dari Solo yang datang untuk membeli ikan, sehingga korban yang biasa membantu pekerjaan di rumah Hendri langsung mengecek beberapa bagian rumah, termasuk genteng yang bocor.
BACA JUGA
Sekitar pukul 13.30 WIB, korban selesai makan siang. Setelah itu, Hendri tidak lagi melihat korban di sekitar rumah. Ia sempat mencari dan menemukan sebuah tangga yang condong menyamping, diduga hendak digunakan korban untuk naik ke atap.
“Hendri memanggil beberapa kali namun tidak ada jawaban. Ia mengira korban sedang ke masjid atau bertamu ke rumah tetangga,” kata Rita.
Saksi kedua, Eka Setio, kemudian memutuskan naik ke atas bangunan menggunakan tangga setinggi kurang lebih empat meter. Saat mencapai bagian atas, Eka melihat korban dalam posisi tidak bergerak di dalam tampungan air sedalam sekitar satu meter.
Melihat kondisi itu, Eka segera memberitahu Hendri, lalu keduanya melaporkan kejadian tersebut kepada BPBD Bantul dan pihak kepolisian.
“Korban ditemukan dengan tangan kanan menggenggam kabel listrik dan ada sayatan di tangan kiri. Hal ini memperkuat dugaan bahwa korban meninggal akibat tersengat listrik sebelum terjatuh ke tampungan air,” kata Ipdu Rita.
Tim Inafis Polres Bantul yang dipimpin Aiptu Teguh Wijaya juga tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan. Hanya terdapat pendarahan pada pelipis akibat benturan dan luka gores kecil di tangan kiri.
Setelah identifikasi selesai, saksi pertama kemudian menghubungi pihak keluarga korban di Temanggung. “Pada pukul 18.24 WIB, jenazah korban dibawa ke RS Panembahan Senopati Bantul,” katanya.
Polisi mengimbau warga untuk lebih berhati-hati saat bekerja di area yang berpotensi bersentuhan dengan kabel atau instalasi listrik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kemenhub Rehabilitasi Jalur KA Terdampak Bencana di Sumatera
Advertisement
KA Panoramic Kian Diminati, Jalur Selatan Jadi Primadona
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement



