Advertisement
Lalin Tol Solo-Jogja Naik Tajam Saat Libur Nataru 2025-202
Gerbang Tol Prambanan setelah dibuka pada Rabu (2/7/2025). - Harian Jogja // Catur Dwi Janati
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Arus lalu lintas di Tol Solo–Jogja–NYIA Kulonprogo Segmen Kartasura–Prambanan melonjak signifikan selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Peningkatan bahkan tercatat hampir dua kali lipat di Gerbang Tol Prambanan.
Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division (JNT/Regional Nusantara) mencatat lonjakan volume kendaraan terjadi sejak H-7 Natal hingga 1 Januari 2026. Dalam periode tersebut, total lalu lintas di lima ruas tol Regional Nusantara mencapai 3.055.625 kendaraan atau naik 8,7% dibanding kondisi normal.
Advertisement
Khusus ruas Tol Solo–Jogja–NYIA Kulonprogo Segmen Kartasura–Prambanan, volume kendaraan tercatat mencapai 337.714 kendaraan. Angka tersebut meningkat 72,8% dibandingkan lalu lintas normal yang berada di kisaran 195.473 kendaraan. Peningkatan volume lalu lintas kendaraan keluar yang terjadi di Gerbang Tol (GT) Prambanan nyaris mencapai 100%.
Senior General Manager Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division, Tyas Pramoda Wardhani menjelaskan peningkatan volume lalu lintas terjadi sejak H-7 Natal 2025 hingga Tahun Baru 2026, atau mulai 18 Desember 2025 sampai dengan 1 Januari 2026.
BACA JUGA
Secara keseluruhan, total volume lalu lintas mencapai 3.055.625 kendaraan. "[Volume lalin] meningkat sebesar 8,7% dibanding kondisi lalin normal yang berjumlah 2.811.639 kendaraan," kata Tyas dalam siaran tertulis pada Jumat (2/2/2026).
Adapun ruas-ruas tol di Regional Nusantara yang mengalami peningkatan lalin selama periode Nataru kali ini mencakup ruas Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT), ruas Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam), ruas Tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa (Bali Mandara), ruas Tol Manado-Bitung (Mabit), serta ruas Tol Solo-Jogja-NYIA Kulonprogo Segmen Kartasura-Prambanan.
Tyas mengungkapkan ruas tercatat total volume lalin di ruas Tol Solo-Jogja-NYIA Kulonpogo Segmen Kartasura-Prambanan mencapai 337.714 kendaraan saat periode libur Nataru. "Meningkat 72,8 persen [volume lalin] dibanding total volume lalin normal yaitu 195.473 kendaraan," ujarnya.
Selanjutnya berdasarkan arahnya, Tyas mengatakan ada ratusan ribu kendaraan yang menuju Jogja via pintu keluar di Gerbang Tol Prambanan selama periode Nataru. Persentase peningkatan jumlah kendaraan yang keluar dari GT Prambanan kata Tyas bahkan hampir menyentuh 100% jika dibandingkan volume lalu lintas saat kondisi normal.
"Berdasarkan data operasi, terdapat 196.180 kendaraan terdata menuju Yogyakarta melalui GT Prambanan, meningkat 99,02% dibanding total volume lalin normal yaitu 98.575 kendaraan," ucapnya.
Sementara hingga 1 Januari 2026, angka kendaraan keluar dari GT Prambanan masih jauh lebih banyak ketimbang kendaraan yang masuk atau meninggalkan Jogja via GT Prambanan. Kendati demikian, diungkapkan Tyas jumlah kendaraan yang masuk via GT Prambanan naik 90,38% dibandingkan saat periode lalu lintas normal.
"Tercatat sebanyak 192.777 kendaraan meninggalkan Yogyakarta melalui GT Prambanan, meningkat 90,38% dibanding total volume lalin normal yaitu 101.260 kendaraan," katanya.
Lonjakan arus kendaraan ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat menuju Yogyakarta selama libur panjang, sekaligus menjadi indikator meningkatnya aktivitas pariwisata dan ekonomi di wilayah DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Korea Selatan Perpanjang Bebas Biaya Visa hingga Juni 2026
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement




