Advertisement

Pemkab Sleman Luncurkan e-Kalurahan, Awasi Transaksi Desa

Andreas Yuda Pramono
Kamis, 08 Januari 2026 - 01:17 WIB
Sunartono
Pemkab Sleman Luncurkan e-Kalurahan, Awasi Transaksi Desa Pemkab Sleman meluncurkan aplikasi e-Kalurahan untuk mempermudah dan mengawasi transaksi nontunai serta administrasi di tingkat kalurahan. - Harian Jogja/Andreas Yuda Pramono.

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Pemerintah Kabupaten Sleman resmi meluncurkan aplikasi e-Kalurahan sebagai sistem digital untuk mempermudah sekaligus mengawasi proses administrasi dan transaksi keuangan di tingkat kalurahan.

Aplikasi e-Kalurahan dikembangkan melalui kolaborasi Bank Sleman, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (DPMK). Sistem ini memungkinkan transaksi nontunai pemerintah kalurahan terintegrasi langsung dengan Bank Sleman.

Advertisement

Direktur Utama Bank Sleman Dandung Sriyadi menjelaskan, penggunaan e-Kalurahan membuat belanja yang bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) lebih efisien dan akuntabel karena tercatat secara digital dan terpantau.

Transaksi yang dilakukan oleh pemerintah kalurahan secara nontunai dilakukan lewat e-Kalurahan yang terintegrasi dengan Bank Sleman. Sebagai contoh pembelanjaan Alokasi Dana Desa (ADD) menjadi lebih efisien dan akuntabel lantaran menggunakan e-Kalurahan.

“Kegiatan belanja yang bersumber dari ADD akan menggunakan e-Kalurahan. Sistem keuangan desa menjadi lebih baik,” kata Dandung ditemui di Wyndham, Rabu (7/1/2025).

Sistem aplikasi semacam ini merupakan hal yang baru dan progresif di antara kalurahan dan bank perkreditan rakyat di berbagai wilayah.

Sekretaris DPMK Sleman, Alhalik, mengatakan e-Kalurahan merupakan bentuk fasilitasi Bank Sleman untuk meningkatkan efisiensi transaksi nontunai di kalurahan di mana aplikasi ini terintegrasi dengan Sistem Keuangan Desa (Siskeudes).

“E-Kal itu aplikasi untuk pembayaran nontunai di kalurahan. Kalau membicarakan penyaluran ADD ya tetap sama, lewat rekening kalurahan yang ada di Bank Sleman. Tidak melalui e-Kalurahan,” kata Alhalik.

Ia berharap pengelolaan keuangan kalurahan akan lebih akuntabel selain proses transaksi menjadi lebih cepat dan aman.

Disinggung apakah e-Kalurahan dapat mendorong peningkatan skor Survei Penilaian Integritas (SPI) Pemkab Sleman, ia belum bisa memberikan jawaban. Katanya, SPI lebih fokus pada penyelenggaraan pemerintahan di tingkat kabupaten/ kota. “Tetapi mungkin bisa juga dihubungkan ya,” katanya.

Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, mengatakan aplikasi ini akan mempermudah pelayanan. Bank Sleman juga menjadi lebih mampu bersaing dengan BPR lain lantaran memiliki kualitas.

Kompetisi pelayanan tiap bank memang harus menjadi perhatian. Bank Sleman perlu melakukan inovasi agar masyarakat menjadi semakin mudah dalam mengakses layanan perbankan.

Dengan penerapan e-Kalurahan, Pemkab Sleman berharap tata kelola keuangan kalurahan semakin transparan, aman, dan mendukung upaya digitalisasi pemerintahan desa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Bonus Atlet SEA Games Rp480 Miliar Dipastikan dari APBN

Bonus Atlet SEA Games Rp480 Miliar Dipastikan dari APBN

News
| Kamis, 08 Januari 2026, 23:47 WIB

Advertisement

10 Destinasi Terfavorit di Sleman Selama Libur Nataru, Ini Daftarnya

10 Destinasi Terfavorit di Sleman Selama Libur Nataru, Ini Daftarnya

Wisata
| Kamis, 08 Januari 2026, 18:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement