Advertisement

BPD DIY Serahkan Ambulans Baru untuk RSUD Prambanan

Andreas Yuda Pramono
Jum'at, 16 Januari 2026 - 19:37 WIB
Abdul Hamied Razak
BPD DIY Serahkan Ambulans Baru untuk RSUD Prambanan Direktur Utama Bank BPD DIY, Santoso Rohmad menyerahkan bantuan Ambulance kepada Bupati Sleman Harda Kiswaya, disaksikan jajaran manajemen Bank BPD DIY dan RSUD Prambanan di Aula Pertemuan RSUD Prambanan, Kamis (15/1 - 2026).

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Pemerintah Kabupaten Sleman kembali memperkuat layanan kesehatan daerah melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Salah satu wujudnya adalah dukungan dari Bank BPD DIY yang menyerahkan satu unit ambulans kepada RSUD Prambanan, dalam acara yang digelar di Aula Pertemuan RSUD Prambanan, Kamis (15/1/2026).

Penyerahan dilakukan langsung oleh Direktur Utama Bank BPD DIY, Santoso Rohmad, kepada Bupati Sleman Harda Kiswaya, disaksikan jajaran manajemen Bank BPD DIY dan RSUD Prambanan.

Advertisement

Santoso mengatakan pemberian ambulans ini menjadi bagian dari komitmen korporasi dalam mendukung pelayanan publik di bidang kesehatan.

“Bantuan ini bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui fasilitas kesehatan yang sinergis dengan RSUD Prambanan,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Dukungan Pemkab Sleman

Bupati Sleman Harda Kiswaya menyampaikan apresiasinya atas kontribusi Bank BPD DIY. Menurut dia, kerja sama lintas lembaga sangat dibutuhkan untuk memperkuat layanan kesehatan, terutama terkait kesiapsiagaan penanganan kondisi darurat.

“Ketersediaan ambulans bukan hanya soal sarana transportasi medis. Ini adalah bagian dari upaya bersama memberikan akses layanan kesehatan yang lebih cepat dan layak bagi masyarakat,” kata Harda.

Ia menegaskan Pemkab Sleman akan terus membuka ruang kolaborasi untuk memastikan fasilitas kesehatan di seluruh wilayah semakin merata dan responsif.

Direktur RSUD Prambanan Ratih Susila menjelaskan ambulans baru tersebut akan diprioritaskan untuk mendukung Program Jempol PINK, layanan jemput bola bagi ibu bersalin dan neonatus.

Menurutnya, ambulans ini sangat diperlukan untuk mempercepat mobilisasi pasien dan memperluas jangkauan layanan.

“Ambulans ini membantu kami menurunkan risiko kematian ibu dan bayi serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” jelas Ratih.

Ia berharap dukungan serupa dapat terus terjalin untuk memperkuat layanan kesehatan primer dan rujukan di Sleman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Kasus Kuota Haji: Peran Muzakki Cholis Disorot KPK

Kasus Kuota Haji: Peran Muzakki Cholis Disorot KPK

News
| Jum'at, 16 Januari 2026, 20:57 WIB

Advertisement

Way Kambas Tutup Sementara Wisata Alam karena Konflik Gajah Liar

Way Kambas Tutup Sementara Wisata Alam karena Konflik Gajah Liar

Wisata
| Jum'at, 16 Januari 2026, 14:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement