Advertisement
Menggendong Adik di Bangku Sekolah, Keteguhan Hati Siswi SD Gembongan
Lea siswa kelas III SD Negeri Gembongan harus membawa adik kandungnya ke sekolah lantaran ibunya harus menjalani pengobatan di rumah sakit, Rabu (28/1/2026) - Harian Jogja/Khairul Ma'arif
Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO—Di sebuah ruang kelas sederhana di SD Negeri Gembongan, Kapanewon Sentolo, Kulonprogo, terselip kisah keteguhan hati yang lahir dari keterbatasan. Ariendra Ralea Irgantari (9), siswi kelas III, setiap hari datang ke sekolah sambil menggendong adiknya yang masih balita, berusaha mempertahankan hak belajar di tengah ujian berat keluarganya.
Sejak awal Januari 2026, Lea—sapaan akrabnya—tidak pernah berangkat sekolah sendirian. Di punggung atau pelukannya, Reyfan Elcaraka Fahturohman (4) ikut menapaki rutinitas sekolah kakaknya. Langkah kecil itu menjadi pilihan paling realistis setelah sang ibu, Rubiyanti, harus menjalani radioterapi dan kemoterapi akibat kanker payudara di RS Hardjolukito, Bantul.
Advertisement
Rubiyanti merupakan orang tua tunggal yang membesarkan tiga anak tanpa dukungan keluarga dekat. Anak bungsu berusia tiga tahun terpaksa ikut dibawa ke rumah sakit, sementara Reyfan tidak memiliki pengasuh di rumah. Dalam situasi itulah Lea mengambil peran yang jauh melampaui usianya.
“Udah hampir satu bulan bawa adik ke sekolah,” kata Lea lirih kepada wartawan di SD N Gembongan, Rabu (28/1/2026).
BACA JUGA
Setiap pagi, Lea menempuh jarak sekitar satu kilometer dengan sepeda dari rumah kontrakan mereka menuju sekolah. Di tengah keterbatasan, ia berusaha memastikan adiknya tetap aman. Sesekali Lea menjemput temannya, Indri, yang kadang mendapat bantuan tumpangan dari orang tua. Sepulang sekolah, Lea kembali menggendong Reyfan, menyusuri jalan yang sama menuju rumah.
Di lingkungan sekolah, Reyfan tidak menjadi beban. Ia bermain di sudut kelas, duduk di lapangan, atau sekadar menemani kakaknya belajar. Lea tetap mengikuti pelajaran dengan penuh perhatian, meski sesekali harus memastikan adiknya tidak rewel.
“Sudah hampir satu bulan bawa adik ke sekolah karena Mama menjalani radioterapi di RS. Kalau tidak dibawa sekolah adik Reyfan tidak ada yang merawat sehingga dibawa ke sekolah,” ucap Lea.
Di balik tanggung jawab besar yang ia pikul, Lea menyimpan mimpi sederhana namun mulia. Ia ingin menjadi tenaga medis agar dapat membantu orang lain. “Saya ingin jadi dokter biar bisa menyembuhkan seseorang. Selama ini adik saya juga nyaman-nyaman saja diajak ke sekolah,” katanya dengan senyum optimistis.
Pihak sekolah tidak menutup mata terhadap kondisi tersebut. Wali Kelas III SD Negeri Gembongan, Sugeng Sunarto, menegaskan bahwa Rubiyanti telah mengajukan izin resmi sejak awal Januari 2026. Selama berada di sekolah, kehadiran Reyfan dinilai tidak mengganggu proses pembelajaran.
“Adik Lea dibawa ke sekolah tidak pernah mengganggu pembelajaran,” jelas Sugeng.
Dukungan juga datang dari manajemen sekolah. Kepala SD Negeri Gembongan, Pri Hastuti Komarul, menyebut keputusan mengizinkan siswi membawa adik ke sekolah diambil atas pertimbangan kemanusiaan sekaligus pembentukan karakter.
Awalnya, Reyfan menghabiskan waktu dengan bermain gawai, namun seiring waktu para guru mulai mengarahkannya ke aktivitas positif seperti menggambar dan bermain edukatif. Langkah kecil ini diharapkan mampu menjaga lingkungan belajar tetap kondusif.
“Dari sisi kemanusiaan tetapi ini juga bagus untuk pendidikan karakter sehingga dapat menjadi contoh di sekolah,” ungkap Pri Hastuti.
Di ruang kelas itulah, pendidikan tidak hanya berlangsung lewat buku dan papan tulis, tetapi juga melalui teladan ketulusan, tanggung jawab, dan empati. Lea menjadi pengingat bahwa karakter bisa tumbuh kuat justru dari keterbatasan, dan sekolah menjadi ruang aman bagi nilai-nilai kemanusiaan untuk hidup.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
KPK Terapkan AI untuk Saring LHKPN, Uji 1.000 Pejabat Negara
Advertisement
Wisata Bunga Sakura Asia Jadi Tren, Ini 5 Destinasi Favorit 2026
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement



