Advertisement

Demo di Mapolda DIY, Akses Ring Road Utara Sempat Dialihkan

Harian Jogja
Selasa, 24 Februari 2026 - 20:57 WIB
Abdul Hamied Razak
Demo di Mapolda DIY, Akses Ring Road Utara Sempat Dialihkan Sekelompok massa menggelar aksi unjuk rasa di Mapolda DIY pada Selasa (24/2 - 2026)

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN— Sekelompok massa menggelar aksi unjuk rasa di Mapolda DIY pada Selasa (24/2/2026) petang. Dampak dari aksi tersebut, akses lalu lintas di Ring Road Utara sempat dialihkan sementara.

Aksi diikuti oleh mahasiswa serta berbagai elemen masyarakat. Hingga pukul 19.29 WIB, massa masih bertahan di sekitar Mapolda DIY. Sebagian berada di seberang selatan Mapolda, sementara lainnya duduk di pembatas jalan Ring Road Utara.

Advertisement

Unjuk rasa berlangsung sejak sore dan menyebabkan kerusakan pada salah satu akses masuk markas kepolisian. Massa mulai berkumpul sekitar pukul 18.00 WIB dan bergerak menuju pintu barat Mapolda DIY. Tak lama berselang, pintu tersebut roboh setelah didesak oleh massa aksi.

Akibat kejadian itu, arus lalu lintas di jalur Ring Road Utara sisi barat ditutup sementara. Kendaraan dari arah timur, baik melalui lajur cepat maupun lajur lambat, dialihkan untuk berputar balik di U-turn depan Mapolda DIY.

Di area dalam Mapolda DIY, aparat kepolisian terlihat memasang kawat duri yang membentang dari arah timur ke barat. Sejumlah personel juga disiagakan di halaman Mapolda untuk mengamankan situasi.

Salah satu peserta aksi yang mengaku berinisial U mengatakan, unjuk rasa tersebut merupakan bentuk kemarahan masyarakat atas peristiwa meninggalnya seorang anak berusia 14 tahun di Maluku yang diduga menjadi korban penganiayaan oknum anggota Brimob.

“Ini bentuk kemarahan masyarakat atas apa yang terjadi di Maluku. Ada bocah 14 tahun yang tidak salah apa-apa, sedang naik motor, lalu kepalanya dihantam helm dan akhirnya meninggal,” ujar U di sela aksi.

Ia menegaskan, aksi tersebut tidak membawa tuntutan tertulis maupun agenda orasi. Menurutnya, unjuk rasa berlangsung secara spontan tanpa konsep teknis yang dirancang sebelumnya.

“Kami tidak punya tuntutan, tidak ada draf, tidak ada panggung orasi. Aksi ini benar-benar cair,” katanya.

U menambahkan, massa mulai berkumpul sejak sekitar pukul 16.30 WIB sebelum kemudian bergerak bersama menuju Mapolda DIY.

“Bareng-bareng jalan ke Polda, lalu mengokupasi ruang Polda. Tidak ada batas waktu atau kegiatan yang direncanakan,” tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Serangan Kartel di Penjara Meksiko, 23 Narapidana Melarikan Diri

Serangan Kartel di Penjara Meksiko, 23 Narapidana Melarikan Diri

News
| Selasa, 24 Februari 2026, 23:07 WIB

Advertisement

Nawang Senja Jadi Spot Ngabuburit Favorit di Pantai Glagah

Nawang Senja Jadi Spot Ngabuburit Favorit di Pantai Glagah

Wisata
| Selasa, 24 Februari 2026, 13:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement