Advertisement
BBPOM Yogyakarta Cek Takjil di Pasar Bantul, Semua Aman
Petugas BBPOM di Yogyakarta bersama Dinkes Bantul saat mengecek keamanan takjil yang dijual di Pasar Bantul, Kamis (26/2/2026). - Harian Jogja/Yosef Leon
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL—Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Yogyakarta bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul melakukan pengecekan keamanan takjil di Pasar Bantul. Hasil uji cepat menunjukkan seluruh sampel makanan dan minuman yang diperiksa negatif dari kandungan bahan berbahaya.
Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Madya BBPOM di Yogyakarta, Emi Wulandari, menjelaskan kegiatan ini rutin digelar setiap bulan Ramadan guna memastikan pangan yang dikonsumsi masyarakat aman.
Advertisement
"Hari ini ada 10 sampel yang kami uji, ada moci, jelly, cincau, bakmi, agar-agar, kemudian bakso, tahu, es buah, dan udang keju. Hasilnya negatif kandungan berbahaya," katanya, Kamis (26/2/2026).
Menurut Emi, selama bulan Puasa permintaan makanan meningkat karena masyarakat membeli aneka hidangan untuk berbuka. Kondisi tersebut juga diikuti menjamurnya penjual takjil dengan ragam produk yang tidak selalu ditemukan pada hari biasa.
BACA JUGA
"Tentu saja ini harus dibarengi dengan kewaspadaan karena memberikan peluang makanan yang tidak aman beredar di masyarakat. Misalnya yang mengandung pewarna yang berbahaya atau formalin sebagai pengawet," jelasnya.
Ia mengimbau masyarakat lebih teliti saat membeli takjil. Ciri-ciri makanan yang patut diwaspadai antara lain warna terlalu mencolok, rasa getir, tekstur tidak mudah hancur, serta aroma menyengat yang tidak wajar. Kondisi tersebut bisa mengindikasikan adanya bahan kimia berbahaya, kontaminasi fisik, maupun bahaya mikrobiologi.
"Efeknya sangat berbahaya. Nanti bahan itu akan mengendap di organ-organ tubuh dan akan mengganggu fungsi hati, otak dan ginjal. Meskipun cuma mungkin pada saat bulan puasa, ya nanti akan terakumulasi," pungkasnya.
Sementara itu, Staf Farmasi dan Alkes Dinkes Bantul, Jendro Ari Wijaya, menambahkan pengawasan juga dilakukan di sejumlah pasar tiban di wilayah Bantul.
"Kami juga telah memantau di Pasar Angkruksari Kretek, kemudian di dekat Laguna Depok, standarnya tetap sama dengan yang dilakukan BBPOM. Sementara ini masih aman dan tidak ada temuan yang janggal dan berbahaya dari para penjual pasar tiban," pungkas dia.
Dengan hasil pengawasan tersebut, keamanan takjil di Bantul selama Ramadan dipastikan masih terkendali. Meski demikian, masyarakat tetap diimbau waspada dan selektif dalam memilih makanan berbuka demi menjaga kesehatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
YouTuber Korea Klaim Dirinya Yesus, Raup Donasi Rp587 Miliar
Advertisement
Nawang Senja Jadi Spot Ngabuburit Favorit di Pantai Glagah
Advertisement
Berita Populer
- Akses ke Pantai Lewat Jalan NgawenKarangmojo Rusak, Warga Mengeluh
- Musala Ngepohsari Bantul Roboh Tergerus Erosi Sungai Oya
- Kadin Sleman Gandeng LKP Perkuat SDM dan Wirausaha
- PSEL Bantul Ditarget Operasi 2028, Pemkab Siapkan Anggaran Rp5 Miliar
- Perbaikan 11 Ruas Jalan dan 3 Jembatan Sleman Diperbaiki Usai Lebaran
Advertisement
Advertisement







