Advertisement

Baru 210 RT Punya APAR, Damkarmat Jogja Tambah 350 Unit

Stefani Yulindriani Ria S. R
Senin, 02 Maret 2026 - 09:37 WIB
Sunartono
Baru 210 RT Punya APAR, Damkarmat Jogja Tambah 350 Unit Pemadam Kebakaran - ilustrasi - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Ketersediaan APAR di tingkat RT Kota Jogja masih jauh dari target. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Jogja mencatat baru 210 RT yang memiliki Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dari total 2.535 RT yang tersebar di seluruh wilayah kota.

Data tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jogja, Taokhid. Ia menjelaskan jumlah RT yang telah memiliki APAR tergolong sangat minim dibandingkan kebutuhan riil di lapangan.

Advertisement

Menurutnya, Damkarmat sebelumnya telah menggulirkan program pengadaan APAR untuk setiap RT. Namun, pelaksanaannya belum mampu menjangkau seluruh wilayah karena berbagai keterbatasan. Padahal, keberadaan APAR dinilai krusial sebagai langkah antisipasi dini untuk mencegah meluasnya kebakaran di lingkungan permukiman.

“Untuk itu tahun ini akan ada penambahan APAR pada 350 RT,” katanya, Minggu (1/3/2026).

Meski ada tambahan tersebut, Taokhid mengakui jumlahnya masih belum mencukupi untuk memenuhi kebutuhan seluruh RT di Kota Jogja. Keterbatasan anggaran di lingkungan Pemkot Jogja menjadi salah satu faktor yang menghambat pemerataan fasilitas pemadam api di tingkat wilayah.

Karena itu, pihaknya mendorong partisipasi aktif masyarakat agar tidak hanya bergantung pada bantuan pemerintah. RT dapat mengupayakan pengadaan APAR secara mandiri, baik melalui swadaya warga maupun menjalin kemitraan dengan pelaku usaha di sekitar lingkungan.

“Kami dorong RT untuk mengusahakan secara mandiri, bisa membeli sendiri atau bermitra dengan pelaku usaha setempat. Pemerintah sifatnya memfasilitasi,” katanya.

Selain pengadaan APAR, Damkarmat Kota Jogja juga melanjutkan pembangunan jaringan hidran pada tahun ini sebagai bagian dari sistem penanganan awal kebakaran. Beberapa wilayah telah dipetakan menjadi prioritas pembangunan, dan dokumen Detail Engineering Design (DED) untuk proyek jaringan hidran tersebut telah disiapkan.

Upaya penguatan respons cepat juga dilakukan dengan menyiagakan 750 relawan kebakaran yang bertugas melakukan penanganan pertama saat insiden terjadi. Armada pemadam di Pos Damkarmat Kota Jogja pun tetap disiapkan untuk mendukung respons lapangan.

Di sisi pencegahan, Damkarmat terus meningkatkan literasi kebencanaan masyarakat melalui berbagai program di tingkat wilayah. Edukasi dilakukan secara berkelanjutan agar warga memahami potensi risiko kebakaran sekaligus langkah penanganan awal sebelum api membesar.

“Program pencegahan seperti penyuluhan, edukasi, sosialisasi, simulasi, hingga konsolidasi dengan para pemangku kepentingan terus diintensifkan untuk membangun ekosistem ketahanan kebakaran,” imbuhnya.

Dengan kombinasi penambahan APAR, pembangunan jaringan hidran, kesiapsiagaan relawan, serta penguatan edukasi masyarakat, Damkarmat Kota Jogja menargetkan peningkatan perlindungan kebakaran di tingkat RT yang selama ini masih belum merata di seluruh wilayah kota.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Ahok Jadi Saksi Sidang Korupsi LNG Pertamina

Ahok Jadi Saksi Sidang Korupsi LNG Pertamina

News
| Senin, 02 Maret 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Festival Imlek Nasional 2026 Pecahkan Rekor Dunia Lontong Cap Go Meh

Festival Imlek Nasional 2026 Pecahkan Rekor Dunia Lontong Cap Go Meh

Wisata
| Minggu, 01 Maret 2026, 22:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement