Advertisement
25 Bank Sampah Baciro Tekan Timbulan Sampah Jogja
Foto ilustrasi pemilahan sampah, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Kelurahan Baciro menguatkan peran 25 bank sampah untuk menekan timbulan sampah di Kota Jogja. Optimalisasi bank sampah di setiap RW menjadi strategi utama pengelolaan sampah anorganik berbasis masyarakat yang sejalan dengan Program Masyarakat Jogja Olah Sampah (Mas Jos).
Puluhan bank sampah yang tersebar di seluruh RW tersebut menjadi andalan warga dalam mengelola sampah anorganik dari rumah tangga, sehingga beban pembuangan ke depo dan tempat pemrosesan akhir dapat ditekan sejak dari sumbernya.
Advertisement
Pengurus Bank Sampah RW 10, Lina Setiowati, menjelaskan warga lebih dulu melakukan pemilahan sampah anorganik di rumah sebelum menyetorkannya ke pengurus untuk dicatat dan ditimbang. Jenis sampah yang terkumpul meliputi besi, botol kaca, botol plastik, dan kertas.
Sistem setoran dilakukan melalui pencatatan jenis serta berat sampah yang diserahkan warga. Setelah jumlahnya mencukupi, sampah anorganik tersebut diambil pelapak secara berkala agar tidak menumpuk di lingkungan permukiman.
BACA JUGA
“Warga sudah terbiasa memilah dari rumah. Yang disetor ke bank sampah murni anorganik dan tidak tercampur,” katanya, Senin (2/3/2026).
Ia berharap warga Baciro rutin menyetorkan sampah agar volume sampah di wilayahnya terus menurun. Menurutnya, keberadaan bank sampah terbukti mampu mengurangi sampah anorganik yang sebelumnya langsung dibuang ke tempat pembuangan akhir.
Sementara itu, Lurah Baciro, Sutikno, menilai optimalisasi bank sampah merupakan langkah efektif untuk mengendalikan timbulan sampah sejak dari sumbernya. Ia mengapresiasi kesadaran masyarakat yang konsisten melakukan pemilahan di tingkat rumah tangga.
“Bank sampah menjadi andalan kami dalam pengelolaan sampah anorganik. Warga sudah disiplin memilah sehingga memudahkan proses pengumpulan dan penyaluran,” katanya, Senin (2/3/2026).
Menurutnya, pola tersebut sejalan dengan Program Masyarakat Jogja Olah Sampah (Mas Jos) yang digagas Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja. Program ini menekankan pentingnya pemilahan sesuai jenis, penyaluran sampah anorganik ke bank sampah, serta pengolahan sampah organik secara mandiri di rumah tangga.
Saat ini terdapat 25 bank sampah yang aktif di setiap RW di Baciro. Keberadaan jaringan bank sampah tersebut memperkuat sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Untuk memastikan konsistensi pemilahan, pihak kelurahan juga rutin melakukan sosialisasi dan monitoring ke wilayah-wilayah, sehingga peran bank sampah Baciro dalam menekan timbulan sampah Jogja dapat terus dioptimalkan seiring pelaksanaan Program Mas Jos.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Perang AS-Iran, Pemerintah Minta Jemaah Umrah Tunda Keberangkatan
Advertisement
Festival Imlek Nasional 2026 Pecahkan Rekor Dunia Lontong Cap Go Meh
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement






